Tendangan voli lainnya juga dilakukan pemain pengganti Armando Broja yang mengarah ke gawang Spanyol, namun berhasil dihalau David Raya.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Spanyol tetap unggul 1-0 atas Albania yang membuatnya harus segera pulang ke negaranya.
Ferran Torres pencetak gol yang juga terpilih sebagai Player of the Match menyebutkan timnya sebagai sebuah keluarga.
Baca Juga: Euro 2024: Spanyol Catat Rekor 100 Persen di Grup Maut, Luis de la Fuente: La Roja Tetap Membumi
"Kami adalah keluarga, sangat erat hubungannya. Hal yang menarik dari tim ini adalah semua orang siap untuk masuk starting XI."
"Pemain yang masuk dari bangku cadangan juga sangat penting karena banyak gol yang tercipta di akhir pertandingan," ungkapnya.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengingatkan agar timnya tidak terbuai oleh kemenangan yang sudah diraihnya selama ini.
Baca Juga: Alvaro Morata: Spanyol Berbeda, Bukan Tiki Taka Lagi
"Kami harus tetap membumi. Setiap pertandingan sangat ketat dan apa yang kami lakukan sangat sulit – memenangkan ketiga pertandingan dan menjaga tiga clean sheet sheet."
"Kami harus berkepala dingin... 16 tim terbaik di Eropa akan lolos ke babak berikutnya, jadi saya tidak menganggap penting kami menjadi favorit," katanya.
Sementara pelatih Albania Sylvinho mengatakan dirinya bangga dengan perjuangan pemainnya.
Baca Juga: Hasil Euro 2024: Kuasai Permainan, Spanyol Jegal Italia Lewat Gol Bunuh Diri
"Saya bangga dengan para pemain saya dan negara saya. Ini kedua kalinya kami di kompetisi ini. Kami berhasil bersaing melawan tiga tim nasional yang hebat."
"Saya kehilangan banyak waktu tidur memikirkan turnamen ini, tapi kami berkompetisi di level tinggi dan negara akan bangga. Kami harus terbiasa bermain di turnamen seperti ini.”
"Itu bukan pertandingan yang mudah," ungkap kapten Albania Berat Djimsiti.