Mancini telah mengoleksi 13 caps bersama Timnas Italia, meskipun belum pernah tampil di ajang kompetitif sekelas EURO atau Piala Dunia.
Baca Juga: Real Madrid Dekati Franco Mastantuono, Bintang Muda Argentina Siap Gabung di Musim Panas 2024
Namun, performa solidnya di lini belakang AS Roma membuatnya layak dicoba untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Calafiori.
Kepercayaan Mourinho terhadap Mancini selama di AS Roma juga menjadi salah satu indikator bahwa bek ini memiliki kualitas yang dibutuhkan Italia.
Pertandingan melawan Swiss akan menjadi ujian berat bagi Mancini.
Baca Juga: RESMI - Shin Tae-yong Perpanjang Kontrak dengan Timnas Indonesia hingga 2027
Namun, dengan pengalaman yang dimilikinya, Mancini diyakini mampu menghadapi tekanan dan tampil maksimal di laga krusial ini.
Timnas Italia tentu berharap kehadiran Mancini bisa menutup celah di lini belakang dan menjaga soliditas pertahanan mereka.
Selain faktor absennya Calafiori, Italia juga harus mewaspadai kekuatan Timnas Swiss.
Swiss berhasil lolos ke babak 16 besar tanpa terkalahkan di fase grup, dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Mereka bahkan hampir mengalahkan Jerman di laga terakhir fase grup sebelum akhirnya harus puas dengan hasil imbang.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, optimis timnya bisa memberikan perlawanan sengit kepada Italia.
Baca Juga: Copa America: Kolombia Vs Kosta Rika, Pertarungan Menentukan
Yakin menilai hasil imbang melawan Jerman telah memberikan kepercayaan diri tinggi kepada timnya.