Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menyebut pertandingan kedua tim merupakan pertandingan yang liar.
"Itu adalah pertandingan yang liar! 20 menit pertama adalah yang terbaik bagi kami di turnamen ini, lalu badai petir, lalu kami mengira kami tertinggal dan kemudian kami unggul."
"Kai melakukannya dengan sangat baik dari titik penalti. Saya bangga dengan tim yang mulai menyadari betapa bagusnya mereka," ujar Nagelsmann.
Baca Juga: Euro 2024: Utak Atik Taktik dan Statistik Inggris Vs Slovakia
Sedangkan pelatih Denmark Kasper Hjulmand mengatakan dirinya bangga dengan tim asuhannya.
"Saya memiliki tim yang luar biasa dengan pemain-pemain luar biasa, yang saling mendukung. Saya bangga dengan tim saya," ujarnya.
"Dalam beberapa tahun terakhir kami telah menunjukkan bahwa kami dekat dengan tim-tim besar tetapi ada satu hal yang kurang: kami perlu menciptakan dan mengambil lebih banyak peluang."
Baca Juga: Babak 16 Besar Euro 2024: Utak Atik Statistik Pertandingan Spanyol vs Georgia
"Kami datang ke sini dengan kesadaran bahwa kami tidak boleh kehilangan terlalu banyak penguasaan bola."
"Kami melibatkan Christian [Eriksen] lebih banyak, namun kami masih kehilangan sesuatu dalam serangan dibandingkan dengan pertandingan persahabatan kami di bulan Maret. Namun kami unggul di lini belakang," jelas Hjulmand.
Data dan fakta pertandingan Jerman vs Denmark:
Baca Juga: Preview Spanyol vs Georgia Euro 2024: Pasukan Willy Sagnol Bakal Total Menggempur Spanyol
1. Jerman lolos ke perempat final untuk keempat kalinya dalam lima Euro.
2. Musiala telah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan di Euro 2024, lebih banyak dari yang ia cetak dalam 29 caps sebelumnya.
3. Hanya pemain Inggris Wayne Rooney (18 tahun 241 hari) yang mencetak tiga gol final Euro di usia yang lebih muda dari Musiala (21 tahun 124 hari).