Itu juga merupakan momen indah bagi Kolo Muani, yang momen besar terakhirnya di turnamen besar terjadi ketika ia mencetak gol di detik-detik terakhir perpanjangan waktu di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina.
Tendangannya berhasil diselamatkan oleh Emi Martinez, ketika sebuah gol pasti akan membawa gelar bagi Prancis.
“Saya cukup beruntung bisa melepaskan tembakan tepat sasaran,” katanya tentang intervensi tegasnya melawan Belgia. “Itu diblok tapi berhasil masuk. Kami sangat, sangat senang dan sangat, sangat bangga.”
Baca Juga: Beragam Suporter Sepak Bola Eropa Cermin Budaya Lokal
Belgia pulang setelah Euro 2024 yang cukup menyedihkan, di mana para pemainnya dicemooh dengan keras oleh pendukungnya sendiri menyusul hasil imbang 0-0 dengan Ukraina di akhir babak penyisihan grup.
Kapten Belgia Kevin De Bruyne ditempatkan sebagai gelandang bertahan dalam upaya untuk membantu mengendalikan permainan, dengan Belgia berniat untuk tidak membiarkan penyerang cepat Prancis seperti Mbappe.
Taktik ini akan menjadi sebuah pukulan hebat jika Belgia menang.
Namun ternyata tidak, dan kemungkinan besar akan ada lebih banyak kritik yang mengarah ke pelatih Domenico Tedesco.