Cody Gakpo pun semakin produktif dengan koleksi tiga golnya, yang mungkin akan bertambah. Sementara Xavi Simons menampilkan penampilan terbaiknya untuk tim nasional.
Jika Belanda dapat mempertahankan agresi, interaksi cepat, umpan akurat, dan soliditas pertahanan yang mereka tunjukkan di Munich, Turki berada dalam kesulitan.
Sementara itu Turki benar-benar belajar banyak dari pertandingannya melawan Portugal dan terlihat matang saat bertemu Austria yang mereka lumat dengan skor 2-1.
Turki juga pernah kalah 1-6 dari Belanda pada pertandingan tiga tahun lalu, hal itu bisa memantik spirit balas dendam Turki seperti yang mereka tunjukan di pertandingan sebelumnya.
Ronald Koeman pelatih Belanda tidak berkomentar banyak tentang laga melawan Turki.
"Hasil akhir selalu menjadi hal yang paling penting. Namun, kami adalah orang Belanda, dan kami harus bermain bagus," ujarnya.
Baca Juga: Euro 2024: Utak Atik Statistik Duel Inggris vs Swiss di Dusseldorf Arena
Sementara pelatih Turki Vincenzo Montella menyebut Belanda adalah tim yang sangat berbakat seperti kami sehingga ini akan menjadi pertandingan yang sulit.
"Kami adalah salah satu tim dengan pengalaman turnamen paling sedikit, jadi kami sangat bahagia bisa mencapai sejauh ini."
"Saya tidak percaya pada formasi, tapi saya percaya pada taktik. Kami mencoba mengubah dari pertandingan ke pertandingan sesuai dengan lawan kami,” jelas Montella.