SportlinkNews - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menegaskan bahwa masalah rasisme yang melibatkan gelandang Timnas Argentina, Enzo Fernandez, sudah tidak lagi menjadi persoalan bagi klub.
Kasus kontroversial tersebut muncul setelah Fernandez kedapatan menyanyikan lagu rasis saat merayakan kemenangan Copa America 2024 bersama rekan-rekannya.
Insiden ini terungkap ketika Enzo Fernandez melakukan siaran langsung di Instagram dari dalam bus timnya.
Baca Juga: Atlet Dengan Medali Terbanyak di Olimpiade, 23 Emas Michael Phelps Belum Tersentuh
Dalam video tersebut, terdengar lirik lagu yang menyerang para pemain Prancis.
Lagu yang dinyanyikan itu mengandung kata-kata rasis yang mengejek asal-usul para pemain Prancis, seperti lirik yang berbunyi, "Mereka bermain di Prancis tetapi semuanya berasal dari Angola" dan "Mereka adalah cometravas seperti si sialan Mbappe."
Istilah "cometravas" sendiri merujuk pada seseorang yang berhubungan seks dengan transgender.
Baca Juga: Fesyen Menjadi Pusat Perhatian di Olimpiade Paris 2024
Lagu tersebut ternyata populer di kalangan pendukung Argentina setelah mereka memenangkan Piala Dunia 2022.
Namun, tindakan Enzo Fernandez dan beberapa pemain lainnya memicu reaksi negatif, baik di Argentina maupun di klubnya, Chelsea.
Banyak pemain The Blues yang dikabarkan mulai tidak mengikuti akun Instagram Enzo, yang menandakan ketidakpuasan terhadap perilaku sang gelandang.
Baca Juga: Declan Rice dan Jude Bellingham Naik Ring, Promotor Hearn Klaim Mereka Ingin Bertarung
Kekhawatiran muncul bahwa tindakan Enzo Fernandez akan menciptakan ketegangan di ruang ganti Chelsea, terutama menjelang musim baru.
Namun, pelatih Enzo Maresca segera meredakan kekhawatiran tersebut.