SportlinkNews - Kekalahan kontroversial Timnas Argentina di Olimpiade 2024 disebut Nicolas Otamendi sebagai sebuah aib besar.
Timnas U-23 Argentina mengalami kekalahan yang menyakitkan dalam pertandingan perdana cabang sepak bola putra Olimpiade 2024 Paris.
Pada laga yang berlangsung di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Rabu (24/7/2024), Tim Tango muda harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor tipis 1-2.
Pertandingan berlangsung sengit dan Argentina tertinggal 1-2 hingga injury time babak kedua.
Namun, harapan sempat muncul ketika Cristian Medina berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+16. Sayangnya, gol tersebut memicu kerusuhan di lapangan.
Suporter Maroko menyerbu masuk dan melempari pemain Argentina dengan berbagai benda, membuat wasit terpaksa menghentikan pertandingan.
Para pemain dari kedua tim kemudian diamankan dan digiring ke ruang ganti.
Setelah menunggu hampir dua jam tanpa informasi apa pun dari ofisial pertandingan, pemain Argentina terkejut mengetahui bahwa laga ternyata belum berakhir dan hanya ditunda.
Kekecewaan semakin memuncak ketika gol penyama kedudukan Argentina dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Baca Juga: Tantangan Berat Arne Slot di Liverpool: Mampukah Bertahan hingga Natal 2024?
Kekalahan kontroversial ini membuat bek senior Timnas Argentina, Nicolas Otamendi, sangat marah.
Dilansir SportlinkNews dari Sportskeeda.com, Otamendi, yang bertindak sebagai kapten dalam laga tersebut, mengaku sangat kecewa dan menyebut kejadian ini sebagai aib besar yang bersejarah, terutama di ajang bergengsi seperti Olimpiade.