Tidak lama setelah video tersebut dipublikasikan, Barcelona merespons dengan cara yang kontroversial.
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Football Espana dan dikutip oleh SportlinkNews, Barcelona menuding Athletic Club telah memaksa Nico Williams untuk membuat video tersebut sebagai upaya untuk mencegahnya pindah ke Barcelona.
Tuduhan ini terkesan tanpa dasar yang kuat, mengingat tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.
Barcelona bahkan mengeklaim bahwa proses transfer Nico Williams ke Camp Nou sudah berada di tahap akhir sebelum video tersebut dirilis.
Baca Juga: Al Nassr akan Lepas Alex Telles, Cristiano Ronaldo Kehilangan Rekan Setim Lagi?
Menurut mereka, video yang dibuat oleh Athletic Club adalah upaya terakhir klub tersebut untuk menahan Williams agar tetap bertahan di Bilbao.
Namun, hingga kini, Athletic Club belum memberikan respons apa pun terhadap tuduhan yang dilayangkan oleh Barcelona.
Langkah Barcelona yang menuduh Athletic Club melakukan pemaksaan tentu menimbulkan kontroversi tersendiri.
Baca Juga: Hasil Olimpiade Paris 2024: Medali Emas Veddriq Bikin Indonesia Menangis, Begini Kata Ibunda Rosita
Pasalnya, tanpa adanya bukti konkret, tuduhan ini bisa dianggap sebagai tindakan yang tidak profesional dan berpotensi merusak hubungan antara kedua klub.
Situasi ini juga menciptakan spekulasi mengenai apakah Barcelona akan kembali mencoba mendatangkan Nico Williams di masa depan, atau apakah mereka akan beralih ke target lain.
Sementara itu, Barcelona sendiri masih aktif di bursa transfer dan sedang dalam proses merampungkan transfer gelandang baru mereka, Dani Olmo, dari RB Leipzig.
Baca Juga: Universitas Esa Unggul Gelar ISPEN 2024, Ajak Masyarakat Peduli Gizi dan Lakukan Aktivitas Fisik
Olmo diharapkan dapat memperkuat lini tengah Barcelona pada musim depan dan menjadi tambahan yang signifikan bagi skuad Xavi Hernández.