Namun, Atalanta sebagai klub pemilik sang pemain belum memberikan persetujuan untuk transfer tersebut.
Baca Juga: Seleksi Tim U17 Indonesia akan Berlanjut di Bali, Sang Pelatih Cari Pemain Bermental Kuat
Situasi ini justru memicu ketegangan di internal Atalanta, sebagaimana disampaikan oleh pelatih mereka, Gian Piero Gasperini.
Dilansir SportlinkNews dari Football Italia, Gasperini mengungkapkan bahwa ketertarikan Juventus terhadap Koopmeiners telah menciptakan kekisruhan di ruang ganti Atalanta.
Gasperini mengungkapkan bahwa Koopmeiners merasa sangat tertekan akibat situasi ini dan akhirnya memutuskan untuk mogok latihan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Penayangan Pertandingan Pekan Pertama Liga 1 2024/2025
Sang pemain dikabarkan sangat ingin pindah ke Juventus, namun karena transfer belum terealisasi, dia memilih untuk tidak lagi berpartisipasi dalam latihan atau pertandingan bersama La Dea.
Gasperini tidak segan-segan menyebut bahwa Atalanta saat ini berada dalam situasi sulit, seolah-olah mereka sedang diperas oleh Juventus.
"Situasi dengan Koopmeiners berjalan dengan baik hingga akhir pekan lalu," ujar Gasperini.
Baca Juga: PSSI Gelar Kursus Wasit untuk Persiapan Liga 2 2024/2025
"Sang pemain telah memutuskan untuk pindah ke Juventus, dan dia sudah mendapatkan kesepakatan pribadi."
"Namun, tekanan yang dia rasakan membuatnya memutuskan untuk tidak lagi berlatih atau bermain bersama kami."
Gasperini menambahkan bahwa kondisi ini tidak hanya merugikan Koopmeiners secara individu, tetapi juga berdampak negatif terhadap tim secara keseluruhan.
Baca Juga: Persib Kenakan Jersey Spesial di Laga Pembuka Liga 1 2024/2025
Menurutnya, situasi seperti ini membuat pemain tidak lagi berguna bagi skuad atau rekan-rekannya.