Kemampuan ini, menurut Lopez, masih belum sepenuhnya dimiliki oleh Yamal, dan ini adalah aspek penting yang perlu dikembangkan oleh pemain muda tersebut.
Baca Juga: Hasil Liga 1 2024-2025: Gol Telat Abdul Rahman Bawa Kemenangan PSM Makassar atas PSBS Biak
"Salah satu kekuatan terbesar Messi adalah kemampuannya untuk menjalankan tim," ujar Lopez.
"Ia tahu kapan harus memimpin, kapan harus mempercepat permainan, dan kapan harus mengambil alih pertandingan jika tim tidak bermain dengan baik."
"Itulah yang menurut saya masih perlu dipelajari oleh Lamine."
Meskipun demikian, Lopez optimis bahwa dengan waktu dan pengalaman, Yamal akan mampu menguasai keterampilan ini.
Potensinya yang besar dan kemampuannya yang sudah berkembang pesat di usia muda menunjukkan bahwa Yamal memiliki semua modal untuk menjadi pemain hebat di masa depan.
Sejauh ini, Yamal telah tampil dalam 51 pertandingan bersama Barcelona di berbagai kompetisi, dengan catatan tujuh gol dan sembilan assist.
Di level internasional, bersama Timnas Spanyol, ia telah mengoleksi 14 caps, mencetak tiga gol dan memberikan delapan assist.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa Yamal sudah berada di jalur yang tepat, namun perjalanan untuk mencapai level Messi masih panjang dan penuh tantangan.
Dengan bimbingan yang tepat dan pengalaman yang terus bertambah, Lamine Yamal berpeluang besar menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa depan.
Baca Juga: LaLiga Perpanjang Kontrak dengan beIN Group untuk Hak Siar Pertandingan di 34 Negara
Tantangan besar baginya adalah bagaimana mengembangkan kemampuan untuk memimpin tim dan menjadi pemain yang bisa menentukan arah permainan, seperti yang telah dilakukan Lionel Messi sepanjang kariernya.***