Persita tampak kesulitan menembus kotak penalti lawan dan menciptakan peluang bersih.
Baca Juga: Usai MotoGP Austria Francesco Bagnaia dan Jorge Martin Masih Bersaing Ketat di Klasemen Pembalap
Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan, namun bola masih belum menemukan jalannya ke dalam gawang lawan.
Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-23 ketika Irsyad Maulana melepaskan tendangan keras yang sayangnya hanya mengenai tiang gawang, sehingga skor tetap tidak berubah.
Menjelang akhir babak pertama, Persita mendapat peluang emas melalui serangan cepat dari Marios Ogkmpoe.
Baca Juga: Jose Mourinho Kecewa, Fenerbahce Tersandung di Liga Turki dan Liga Champions
Pemain ini hampir saja mencetak gol, namun tendangannya hanya melebar tipis di sisi gawang Persija.
Sayangnya, gol tersebut tidak dihitung karena Ogkmpoe terjebak dalam posisi offside.
Memasuki babak kedua, pelatih Persija, Carlos Pena, mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Witan Sulaeman dan Maciej Gajos untuk menambah daya gedor timnya.
Namun, meski terus menyerang, Persija masih kesulitan membobol gawang Persita yang dijaga dengan baik oleh Igor Rodrigues.
Persija mencoba berbagai cara untuk memecah kebuntuan, termasuk memasukkan Marko Simic dan Syahrian Abimanyu pada menit ke-83.
Namun, lini pertahanan Persita tetap solid, dan kiper Igor Rodrigues tampil gemilang dengan menepis beberapa peluang emas dari Persija.
Di sisa waktu pertandingan, Persija terus berupaya mencari gol kemenangan.