"Pertarungan yang sangat hebat, hanya saja Ajay kurang beruntung," ujar Amrozy, andalan Siwo PWI DKI Jakarta di nomor 8 bola.
"Ajay bisa makin menjadi andalan kita ke depannya. Meski tadi kalah, hampir semua atlet memberi salam kepadanya. Salut dengan perjuangannya," sebut Amrozy.
Pujian juga disampaikan Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo. "Rekan Ajay telah berjuang secara maksimal. Menang kalah adalah biasa dalam olahraga. Bravo PWI Jaya!!!" ujar Kesit B Handoyo.
Baca Juga: Performa Arema FC di Liga 1 Belum Maksimal, Lokolingoy Bertekad Jebol Gawang Persib
Di cabor tenis, beregu Siwo PWI DKI Jakarta yang terdiri atas Daryadi, Agung, Moch Pujihari, harus mengakui keunggulan beregu tuan rumah 1-2.
Di cabor catur, kuartet Hari Buhari, Afriadi, Ramsed Manurung dan Gani masih terlalu tangguh bagi Jambi. Hari Buhari dkk melenggang mudah. Menang telak 4-0 atas Jambi, lalu memukul Kaltim 3-1, tim catur Siwo PWI DKI Jakarta yang terdiri dari Hari Buhari, Ramses Manurung, Afriadi dan Gani melaju ke babak ketiga.
Sementara itu, dari pentas domino, penampilan atraktif diperlihatkan para pemain tim Siwo PWI DKI Jakarta. Atraktif dalam konteks bagaimana para pemain mengekspresikan diri. Mereka memakai kostum unik berupa baju merah menyala dengan motif kartu domino di bagian bawah, dari depan ke belakang.
"Sungguh, saya tidak menduga kehadiran kami menarik perhatian teman-teman saat technicall metting itu. Tidak ada juga memang yang memakai kostum khusus seperti kami," ungkap Ferry Edyanto, manajer tim domino Siwo PWI DKI Jakarta.
Ferry Edyanto dan rekan-rekannya di tim domino; Ronny Kusuma, Budi Utomo, Penerus Bonar, Muhajar dan Johnny Hardjojo, nyaris sepanjang Rabu mengikuti acara pertemuan teknik kompetisi domino. Pertemuan teknik untuk sekaligus memastikan komposisi pemain.
"Drawing berdasarkan nama provinsi kontingen, bukan nama peserta. Peserta berkewajiban hanya membawa bukti Kartu PWI dan Kartu UKW saja, diperlihatkan sebelum bertanding," tutur Ronny Kusuma, non playing captain tim domino.
Baca Juga: Peluncuran Seragam Kandang Venezia Ditandai dengan Kekalahan dari Lazio
Dari hasil pertemuan teknik, komposisi pemain tim domino Siwo PWI DKI Jakarta terdiri atas Johnny Hardjojo, Penerus Bonar, Muhajar dan Budi Utomo.
Johnny Hardjojo, yang juga ketua dewan penasihat PWI Jaya, benar-benar menjadi andalan. Dia tampil di nomor Berdikari/ Perorangan serta Berpasangan Terbuka dan Tertutup.
Kompetisi perorangan terbuka digelar Kamis (22/8), setelah itu, tampil di Nomor Berpasangan Terbuka pada Jumat (23/8) bersama Penerus Bonar. Di nomor Berdikari/ Perorangan Tertutup, Sabtu (24/8), Penerus Bonar jadi andalan. Kemudian, untuk Berpasangan Tertutup pada Minggu (25/8), tampil Budi Utomo & Muhadjar/ Penerus Bonar.