SportlinkNews - Debut tim promosi Semen Padang FC di Liga 1 2024/2025 memang belum bisa memuaskan pendukungnya. Dua kekalahan harus dialami tim berjuluk Kabau Sirah ini.
Kalah 1-3 dari Borneo FC Samarinda dan 0-2 dari Bali United FC membuat lampu kuning mulai menyala untuk Semen Padang.
Kondisi ini akan makin berbahaya jika tim asuhan pelatih Hendri Susilo tidak segera bangkit di pekan ketiga.
Baca Juga: Pekerjaan Berat Pelatih Persis Solo Jelang Laga Ketiga Melawan Persija Jakarta
Jika terus berlarut dengan kekalahan tentunya bakal membawa Semen Padang mendekat ke zona berbahaya.
Saat ini Semen Padang terperosok ke peringkat 16 atau posisi tiga terbawah yang berarti ada di zona merah.
Perjalanan kompetisi memang masih panjang. Oleh sebab itu manajemen Kabau Sirah harus segera melakukan pembenahan.
Baca Juga: Mengenal Azizah Salsha, Istri Pesebakbola Pratama Arhan yang Dikabarkan Selingkuh
Manajer Semen Padang Win Bernadino mengatakan, usai kekalahan melawan Bali United pada Minggu (18/8) lalu, manajemen sudah langsung melakukan pertemuan dan memastikan akan melakukan evaluasi.
“Kita akan melakukan evaluasi. Hasil dua pertandingan ini menjadi catatan buruk,” kata Win Bernadino.
Untuk itu, dia menegaskan tim harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam dua laga itu dengan evaluasi.
Baca Juga: Performa Arema FC di Liga 1 Belum Maksimal, Lokolingoy Bertekad Jebol Gawang Persib
Win mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan tidak hanya kepada pemain saja, tapi juga tim pelatih.
Bahkan dia juga memberikan tenggat waktu kepada pelatih kepala untuk melakukan pembenahan.