Tak lama berselang, sundulan Strahinja Pavlovic juga berhasil ditepis oleh Suzuki, menunjukkan penampilan apiknya sebagai palang pintu terakhir Parma.
Parma tidak tinggal diam dan beberapa kali mengejutkan Milan dengan serangan balik kilat yang membuat bek-bek Milan kewalahan.
Di penghujung babak pertama, Parma nyaris menggandakan keunggulan jika saja tembakan Valentin Mihaila tidak membentur tiang gawang setelah menyambar bola muntah hasil tendangan Dennis Man yang terblokir.
Skor 1-0 untuk Parma bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba bangkit dan mendominasi penguasaan bola.
Peluang emas langsung tercipta di awal babak ketika Tijjani Reijnders melepaskan tembakan jarak jauh yang sayangnya masih membentur mistar gawang Parma.
Satu menit berselang, Christian Pulisic nyaris mencetak gol penyeimbang melalui tendangan first-time-nya di dalam kotak penalti setelah menerima umpan backheel dari Okafor, namun lagi-lagi Suzuki tampil gemilang dengan menepis bola tersebut.
Parma sempat kembali mengancam melalui Ange-Yoan Bonny yang berhasil menjebol gawang Milan pada menit ke-60, tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit karena Bonny berada dalam posisi offside saat menerima umpan silang dari Adrian Bernabe.
Akhirnya, gol yang dinanti-nanti oleh AC Milan hadir pada menit ke-66 melalui aksi Christian Pulisic.
Gol ini bermula dari kerja sama apik antara Rafael Leao dan Theo Hernandez di sisi kanan pertahanan Parma.
Umpan pendek dari Leao di depan gawang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Pulisic yang tidak terkawal, membuat skor menjadi imbang 1-1.