Dengan penalti ini, Calhanoglu mencatatkan rekor luar biasa, di mana ia telah berhasil mengeksekusi 18 penalti dari 18 kesempatan yang diberikan di Liga Italia.
Rekor sempurna ini semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu algojo penalti terbaik di dunia sepak bola saat ini.
Meski Lecce mencoba untuk bangkit, Inter Milan berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang dibunyikan.
Satu-satunya peluang berbahaya Lecce di penghujung laga terjadi pada menit ke-90+2, di mana Medon Berisha mencoba peruntungannya dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Namun, Yann Sommer kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang, memastikan kemenangan Inter dengan skor akhir 2-0.
Kemenangan 2-0 atas Lecce ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Inter Milan, tetapi juga memperkuat posisi mereka di papan klasemen Liga Italia.
Setelah hasil imbang yang mengecewakan di laga pembuka, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Simone Inzaghi dan pasukannya untuk terus bersaing di jalur juara.
Penampilan solid di lini pertahanan, ditambah dengan efektivitas di lini depan, menunjukkan bahwa Inter masih menjadi salah satu kekuatan utama di Liga Italia musim ini.
Inter Milan 2-0 Lecce (Matteo Darmian 5', Hakan Calhanoglu 70'-pen)
Susunan pemain Inter Milan dan Lecce seperti dikutip SportlinkNews dari Sofascore:
Inter Milan (3-5-2): 1-Yann Sommer; 28-Benjamin Pavard, 15-Francesco Acerbi, 95-Alessandro Bastoni; 36-Matteo Darmian (2-Denzel Dumfries 72'), 23-Nicolo Barella (16-Davide Frattesi 72'), 20-Hakan Calhanoglu (21-Kristjan Aslan Asllani 82'), 22-Henrikh Mkhitaryan, 32-Federico Dimarco (30-Carlos Augusto 72'); 99-Mehdi Taremi, 9-Marcus Thuram (8-Marko Arnautovic 76')
Pelatih: Simone Inzaghi