Keputusan ini didasari oleh pandangan bahwa Sterling lebih cocok dengan gaya permainan Manchester United dibandingkan Sancho.
Namun, Manchester United bukan satu-satunya klub yang tertarik pada Sterling.
Beberapa klub lain, termasuk Aston Villa, Crystal Palace, dan Juventus, juga dikabarkan memantau situasi Sterling dengan serius.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada klub yang secara resmi menjalin komunikasi dengan Chelsea untuk merekrut Sterling.
Baca Juga: Indra Sjafri Minta Uji Coba Timnas Indonesia U-20 di Korea Jangan Dijadikan Polemik
Karier Sterling di Chelsea memang tidak berjalan sesuai harapan.
Sejak bergabung pada tahun 2022 dengan biaya transfer yang cukup besar, sekitar 56,20 juta euro atau hampir Rp980 miliar, Sterling hanya mampu mencetak 19 gol dan 12 assist dalam 81 penampilannya di berbagai kompetisi.
Performa tersebut jelas jauh dari harapan, terutama jika dibandingkan dengan kontribusinya saat masih bermain untuk Manchester City dan Liverpool.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Pertandingan Timnas Indonesia U-20 vs Argentina di Korea Selatan
Di Chelsea, Sterling tampaknya kesulitan menemukan kembali performa terbaiknya, yang membuatnya menjadi salah satu winger paling berbahaya di Eropa.
Jika Manchester United berhasil mendatangkan Sterling, ini bisa menjadi kesempatan bagi sang pemain untuk menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi.
Di bawah asuhan manajer Erik ten Hag, Sterling mungkin bisa menemukan kembali sentuhannya yang sempat hilang.
Baca Juga: Andik Vermansyah: Stadion Haji Dimurthala Berubah Drastis, Keren Buat Pertandingan PON
Namun, semua itu masih tergantung pada bagaimana negosiasi antara Manchester United dan Chelsea berkembang dalam beberapa hari ke depan sebelum bursa transfer resmi ditutup.