SportlinkNews - Sejak kedatangan Arne Slot sebagai pelatih baru Liverpool, tim ini telah mengalami perubahan signifikan dalam gaya bermain.
Liverpool, yang sebelumnya dikenal dengan permainan heavy metal di bawah asuhan Juergen Klopp, kini mengadopsi pendekatan yang lebih tenang dan terorganisir.
Hal ini diungkapkan oleh bek muda Liverpool, Jarell Quansah, yang memberikan pandangannya mengenai perbedaan gaya kepelatihan antara Slot dan Klopp.
Baca Juga: Fasilitas Venue Belum Rampung Jadwal Pertandingan Bola Voli PON XXI Berubah
Arne Slot resmi menjadi pelatih Liverpool pada musim 2024-2025, menggantikan Klopp yang memilih mengundurkan diri setelah sembilan musim menangani klub.
Kehadiran Slot awalnya dipandang skeptis oleh beberapa pengamat, mengingat eratnya keterikatan Liverpool dengan Klopp selama hampir satu dekade.
Namun, Slot segera membalikkan keraguan itu setelah membawa Liverpool tampil impresif di awal musim.
Baca Juga: Penantian 20 Tahun Basket 5x5 Putri DKI Jakarta Berakhir dengan Emas
Di bawah bimbingan mantan pelatih Feyenoord itu, Liverpool sukses menyapu bersih tiga laga awal Liga Inggris dengan kemenangan, mencetak tujuh gol, dan luar biasanya, tidak kebobolan satu pun.
Pencapaian ini segera membuat para pendukung Liverpool bergembira dan memuji gaya kepelatihan Slot.
Menurut Jarell Quansah, perubahan gaya bermain ini terasa signifikan bagi para pemain Liverpool.
Baca Juga: Bali dan Sumut Tambah Koleksi Medali Emas dari Biliar PON XXI
Saat Klopp masih melatih, Liverpool mengandalkan sepak bola heavy metal dengan gegenpressing—sebuah gaya yang menekankan tekanan tinggi dan serangan balik kilat.
Permainan dengan intensitas tinggi dan "kekacauan yang terorganisasi" menjadi ciri khas Liverpool di bawah Klopp.