Pandangan ini menegaskan bahwa Messi tidak hanya seorang finisher, tetapi juga seorang playmaker yang mampu mengubah jalannya pertandingan dengan dribbling, visi, dan keterampilannya dalam mengumpan.
Messi sering kali bisa menciptakan gol dari situasi yang tampaknya tidak berbahaya, membuatnya menjadi ancaman konstan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Raih Medali Emas Atlet Tolak Peluru Jawa Barat Ini Akan Pensiun Usai PON XXI
Baik Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo adalah dua pemain dengan kemampuan luar biasa, dan perdebatan tentang siapa yang lebih hebat di antara keduanya kemungkinan akan terus berlanjut.
Namun, menurut Manuel Akanji, Lionel Messi lebih sulit dihentikan di lapangan karena kemampuannya yang serba bisa.
Messi tidak hanya berperan sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pengatur serangan yang berbahaya di mana saja di lapangan.
Baca Juga: Menpora Apresiasi Kerja PB PON XXI Wilayah Sumut, Yang Ada Kekurangan Harus Dituntaskan
Cristiano Ronaldo, meski tetap diakui sebagai penyerang dengan kemampuan luar biasa dalam mencetak gol, terutama di kotak penalti, memiliki gaya bermain yang lebih mudah diprediksi jika dibandingkan dengan Messi.
Pandangan ini menambah dimensi baru dalam perdebatan tentang dua pemain terbaik sepanjang masa ini, dan menunjukkan bagaimana keunikan gaya bermain mereka membawa dampak besar dalam setiap pertandingan yang mereka jalani.***