"Jadi, dia bilang, 'Nama saya Maarten Paes dan saya senang berada di sini' dan sebagai tim, anda menerimanya dan senang melihatnya."
Baca Juga: Lionel Messi Bersinar di Laga Comeback Bersama Inter Miami, Ungkap Kerinduan Bermain
Walsh juga mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi Paes dalam belajar bahasa Indonesia.
Penjaga gawang berusia 29 tahun tersebut diketahui membawa buku khusus untuk belajar bahasa Indonesia, sebuah usaha yang sangat dihargai oleh Walsh.
"Maarten sangat berdedikasi terhadap permainan," ujar Sandy.
Baca Juga: Vinicius Junior Kembali Berulah, Legenda Real Madrid Predrag Mijatovic Kecewa
"Saya melihat dirinya juga mengambil sebuah buku dan saya melihat bahwa dia sedang belajar bahasa Indonesia."
"Jadi itu momen yang indah sekali. Karena aku berpikir mungkin satu-satunya yang saya lihat belajar (bahasa Indonesia), selain diri saya."
Kisah Sandy Walsh dan Maarten Paes ini menunjukkan betapa pentingnya integrasi dan usaha untuk memahami budaya serta bahasa lokal dalam sebuah tim internasional.
Baca Juga: Badan Meriang, Debut Alvino Berkalung Medali Emas Compound Beregu Putra
Keberhasilan Paes dalam beradaptasi dan belajar bahasa Indonesia akan semakin memperkuat hubungan dan komunikasi di dalam timnas Indonesia, serta menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari skuad Garuda.***