Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.
Baca Juga: Lionel Messi Bersinar di Laga Comeback Bersama Inter Miami, Ungkap Kerinduan Bermain
Memasuki babak kedua, Bali United tetap menguasai permainan dan terus mencoba menembus pertahanan PSS Sleman. Stefano Cugurra, pelatih Bali United, melakukan beberapa perubahan strategi dengan harapan dapat memecah kebuntuan.
Namun, hingga memasuki menit ke-59, Bali United masih kesulitan mencetak gol meski terus menekan lini belakang PSS.
Peluang demi peluang terus datang untuk Bali United, terutama melalui kombinasi serangan dari Mitsuru Maruoka, I Made Tito, dan Everton.
Baca Juga: Vinicius Junior Kembali Berulah, Legenda Real Madrid Predrag Mijatovic Kecewa
Namun, pertahanan solid yang dipimpin oleh Fachruddin Aryanto membuat Bali United kesulitan untuk mendapatkan peluang bersih. Hingga menit ke-75, belum ada gol yang tercipta.
Stefano Cugurra kemudian memasukkan beberapa pemain pengganti untuk memberikan tenaga baru di lini serang.
Namun, hingga menit ke-85, Bali United masih belum mampu mencetak gol meski terus menggempur pertahanan PSS.
Baca Juga: Badan Meriang, Debut Alvino Berkalung Medali Emas Compound Beregu Putra
Pada menit ke-90+1, insiden besar terjadi saat Nicolao Cardoso mendapatkan kartu merah langsung setelah terlibat bentrok dengan Elias Dolah.
Setelah ditarik oleh Elias, Cardoso terlihat emosi dan menendang bola ke arah Dolah, yang membuat wasit memberikan kartu merah.
Meskipun wasit sempat mengecek VAR, keputusan kartu merah tetap diberikan, dan PSS harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan.
Baca Juga: Lamine Yamal: Titisan Lionel Messi yang Mulai Saingi Erling Haaland
Meskipun PSS bermain dengan kekurangan pemain, Bali United tetap gagal memanfaatkan situasi tersebut.