SportlinkNews - Real Madrid, salah satu klub raksasa Liga Spanyol, baru-baru ini diterpa isu kontroversial terkait pernyataan dua bintang mereka, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes.
Kontroversi ini membuat klub mengambil langkah serius dengan menerapkan aturan baru yang membatasi para pemain mereka dalam berinteraksi dengan media.
Pernyataan kontroversial yang pertama datang dari Vinicius Junior.
Baca Juga: Atlet DKI Jakarta Diva Renatta Jayadi Pecahkan Rekor Nasional di Nomor Lompat Galah PON XXI
Bintang asal Brasil tersebut menyebut bahwa Spanyol adalah negara yang sangat kental dengan kasus rasialisme.
Menurutnya, masalah ini sangat mendalam dan tak akan pernah selesai di Negeri Matador, bahkan hingga menyarankan agar Piala Dunia 2030 digelar di tempat lain, bukan di Spanyol.
Komentar ini tentu menimbulkan reaksi keras dari berbagai pihak di Spanyol.
Baca Juga: Pembalap Jawa Barat Kuasai Grasstrack PON XXI Nomor Modifikasi Perorangan 150cc
Dani Carvajal, bek Real Madrid yang juga merupakan wakil kapten tim, turut memberikan komentar atas ucapan rekan setimnya tersebut.
Selain itu, Wali Kota Madrid, Jose Luis Martinez-Almeida, mengecam keras pernyataan Vinicius, yang dinilai menodai citra Spanyol di mata dunia.
Ucapan Vinicius bukan hanya memancing reaksi negatif dari kalangan pejabat, tetapi juga masyarakat luas.
Baca Juga: CdM Kontingen Apresiasi PB PON XXI Wilayah Aceh, Para Atlet Mulai Pamitan
Banyak warga Spanyol yang merasa Vinicius telah melampaui batas dengan menggeneralisasi masalah rasialisme di negara tersebut.
Tidak hanya Vinicius, Rodrygo Goes juga sempat membuat pernyataan kontroversial di media sosial.