SportlinkNews - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan perasaannya mengenai tekanan yang dihadapi klubnya terkait dugaan pelanggaran finansial.
Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Guardiola mengklaim bahwa banyak pihak yang ingin melihat Manchester City tidak hanya didegradasi, tetapi juga menghilang dari muka Bumi.
Manchester City saat ini berada di tengah penyelidikan serius oleh Premier League atas dugaan 115 pelanggaran aturan finansial yang dilakukan klub tersebut.
Baca Juga: Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Bersiap Bela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Segera Rampung
Dugaan pelanggaran ini mencakup periode antara 2009 hingga 2018, di mana City diduga melakukan pelanggaran yang memungkinkan mereka membentuk skuad mewah dengan kekuatan finansial tak tertandingi.
Jika terbukti bersalah, The Citizens menghadapi kemungkinan hukuman berat, termasuk pengurangan poin yang signifikan, degradasi, atau bahkan dikeluarkan dari kompetisi.
Guardiola tak menampik bahwa situasi ini membuat tekanan semakin besar terhadap klub yang telah mendominasi Liga Inggris dengan memenangkan enam gelar liga dalam tujuh musim terakhir.
Namun, mantan pelatih Barcelona ini merasa bahwa kritik yang diarahkan kepada klubnya tidak hanya sebatas ancaman degradasi.
Ia menyebut bahwa banyak pihak ingin melihat Manchester City menghilang sama sekali dari peta sepak bola dunia.
Dalam jumpa pers menjelang laga pekan ke-5 Liga Inggris melawan Arsenal di Etihad Stadium pada Minggu (22/9/2024), Guardiola berbicara tentang bagaimana orang-orang cenderung bereaksi berlebihan terhadap penampilan buruk tim, bahkan ketika mereka tampil baik di sebagian besar musim.
Baca Juga: Turun Peringkat Klasemen Liga 1 Bikin Pelatih PSM Segera Lakukan Pembenahan
"Selama satu musim, Anda mungkin mengalami satu malam yang buruk, dan orang langsung menyebutnya bencana atau memalukan," ujar Guardiola, dikutip dari BBC.
"Saya ingin membela klub saya, terutama di zaman sekarang ini, ketika semua orang mengharapkan kami bukan hanya didegradasi, tetapi benar-benar hilang dari muka Bumi."