Hodak mengakui bahwa skuadnya mengalami kelelahan, meskipun motivasi untuk menghadapi Persija tetap tinggi.
Baca Juga: Turun Peringkat Klasemen Liga 1 Bikin Pelatih PSM Segera Lakukan Pembenahan
"Saya tidak perlu memotivasi pemain untuk laga melawan Persija ini," ujar Bojan Hodak.
"Kami punya waktu dua-tiga hari untuk recovery, tetapi beberapa pemain merasakan nyeri karena padatnya jadwal."
Situasi ini berbeda jauh dengan Persija Jakarta, yang memiliki waktu lebih lama untuk beristirahat dan mempersiapkan diri menjelang laga melawan Persib.
Baca Juga: Kalah dari PSS Sleman, Joel Cornelli Lakukan Evaluasi Menyeluruh Skuad Arema FC
Carlos Pena, pelatih Persija, terakhir kali membawa timnya bertanding melawan Dewa United pada Senin (16/9/2024).
Ini memberi Persija waktu persiapan selama tujuh hari sebelum menghadapi rival mereka di Bandung.
Dalam periode ini, Pena bisa fokus mengembalikan kebugaran timnya dan mempersiapkan strategi terbaik untuk El Clasico Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Tayangan Langsung IBL All Indonesian 2024
Keuntungan waktu persiapan yang dimiliki Persija bukan hanya memberi mereka kesempatan untuk beristirahat lebih lama, tetapi juga memulihkan kondisi tiga pemain andalan mereka yang sempat memperkuat timnas Indonesia di jeda internasional, yaitu Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Muhammad Ferarri.
Ketiganya sempat diatur menit bermainnya saat melawan Dewa United, namun kini mereka dipastikan dalam kondisi fit menjelang pertandingan melawan Persib.
Manajer Persija, Bambang Pamungkas, optimis menghadapi laga besar ini.
Baca Juga: IBL All Indonesian 2024 Resmi Digelar 14 Tim Basket Adu Kuat di Senayan
Ia menegaskan bahwa secara historis, Persija memiliki catatan yang cukup baik saat bermain di Bandung, dan kemenangan bukanlah sesuatu yang mustahil bagi mereka.