Penyerang berusia 25 tahun itu digantikan oleh Federico Chiesa pada menit ke-72.
Pergantian ini juga menjadi momen penting bagi Chiesa, yang menjalani debutnya di Liga Inggris musim ini.
Baca Juga: Perjuangan Sandy Walsh: 7 Tahun Mengejar Mimpi Bela Timnas Indonesia
Bagi Nunez, kesempatan bermain sebagai starter merupakan buah dari kesabarannya.
Di awal musim, Nunez belum banyak mendapat tempat di starting line-up Liverpool.
Bahkan, pada pekan pertama, ia hanya duduk di bangku cadangan.
Baca Juga: Sandy Walsh dan Alasan Memilih Timnas Indonesia: Ikatan Emosional dengan Sang Kakek
Namun, dari pekan kedua hingga laga melawan Bournemouth, Nunez mulai diberi kepercayaan oleh Arne Slot.
"Ia telah menunggu kesempatannya dan dia mengambilnya hari ini," ujar Robertson menambahkan.
Kerja keras Nunez di latihan serta kemampuannya memanfaatkan peluang yang diberikan oleh pelatih menjadi kunci keberhasilannya dalam pertandingan ini.
Baca Juga: MotoGP Emilia-Romagna: Ducati Juara Konstruktor 2024, Bastianini Menang Duel Lawan Jorge Martin
Momen tangis Nunez di Anfield bukan sekadar luapan emosional, melainkan simbol dari kebangkitannya sebagai salah satu pemain penting di Liverpool.
Kritik dan ekspektasi besar yang selama ini menghantui Nunez tampaknya mulai bisa ia jawab dengan performa apiknya di lapangan.
Bagi Liverpool, kemenangan 3-0 atas Bournemouth memberikan tambahan poin penting dalam persaingan di Liga Inggris.
Baca Juga: Kalah dari PSS Sleman, Joel Cornelli Lakukan Evaluasi Menyeluruh Skuad Arema FC