Shakir mengakui bahwa kondisi ini menjadikan pertandingan melawan Indonesia semakin menantang, tidak hanya karena status Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga karena perubahan dalam skuad yang dihadapi.
Namun, ia merasa optimis dengan persiapan yang telah dilakukan oleh timnya.
“Meski ini tantangan yang berat, saya senang dengan persiapan tim kami,” ungkap Shakir.
Dalam kesempatan ini, ia juga menjelaskan bahwa seluruh pemain dalam skuad Maladewa adalah pemain asli, tanpa ada yang melakukan proses naturalisasi.
Baca Juga: Ducati Amankan Gelar Juara Dunia Konstruktor MotoGP 2024
"Kami 100 persen terdiri dari pemain yang lahir dan besar di Maladewa," tuturnya.
Sebagai pelatih, Ahmed Shakir menyadari pentingnya menghadapi Timnas U-20 Indonesia dengan penuh persiapan dan strategi yang matang.
Dia berharap timnya dapat memberikan performa terbaik meskipun harus menghadapi situasi yang tidak ideal.
Baca Juga: Kerusuhan di Laga Persib Vs Persija: 8 Steward Luka, Persib Bandung Minta Maaf
Dengan dukungan penuh dari para pemain dan staf, Shakir optimis Maladewa akan mampu bersaing dan memberikan perlawanan yang berarti di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Dalam laga ini, diharapkan tim Maladewa bisa menunjukkan karakter dan semangat juang yang tinggi, meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak menguntungkan.
Para penggemar sepak bola di Indonesia pun menantikan bagaimana skuad Garuda Muda akan mengatasi tantangan dari Maladewa dalam pertandingan perdana ini.***