SportlinkNews - Kekalahan PSIS Semarang dari Arema FC terasa cukup mengecewakan bagi kapten tim PSIS Septian David Maulana.
Padahal PSIS Semarang berhasil menjebol gawang Arema FC lebih dulu dan sempat unggul lewat gol Tri Setiawan di menit ke-51.
Namun kenyataannya, PSIS harus takluk 1-2 dari Arema FC setelah pemain Arema, Dalberto, mampu menjebol gawang PSIS sebanyak dua kali menit ke-89 dan 90+6.
Baca Juga: Demi Kesetaraan dan Inklusivitas AC Milan Perluas Jangkauannya ke Penyandang Tuna Rungu
“Sebenarnya laga lawan Arema FC adalah pertandingan yang bagus. Kita sempat unggul 1-0. Kita bermain tidak jelek."
"Tapi kita kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir laga,” kata Septian David Maulana.
Mengenai kehilangan Rian Ardiansyah di menit ke-67 dikatakannya bukan menjadi penyebab utama PSIS akhirnya kembali kalah.
Baca Juga: MotoGP Rilis Kalender Balap 2025, Kembali ke Brno Ceko dan Debut Balaton Park Circuit Hungaria
“Kartu merah sebenarnya bukan merubah segalanya. Kalau kita menang pasti tidak ada masalah. Kita kurang konsentrasi. Menit-menit awal dan menit akhir pertandingan adalah momen yang rawan,” ucap Septian David lagi.
Dirinya berharap timnya dapat berbenah untuk hasil yang lebih baik lagi kedepannya. “Laga-laga selanjutnya, kita harus berikan yang terbaik untuk hasil terbaik,” pungkasnya.
Kekalahan ini menjadi yang keempat yang didapat PSIS di kompetisi Liga 1 2024/25. Dari empat laga yang dilakoni PSIS selama bulan September ini hanya mencatat satu poin hasil dari sekali imbang dan tiga kali kalah.
Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Jalani Uji Coba dengan Urawa Reds Diamond Ladies di Jepang
Alhasil, posisi PSIS di klasemen sementara juga merosot dan kini berada di peringkat ke-13 dengan tujuh poin.
Dari tujuh laga yang sudah dijalani, PSIS mendapat dua kali menang, sekali imbang dan empat kali kalah.