Kegagalan ini semakin terasa tragis mengingat Vietnam sebelumnya menang besar 5-0 atas Bhutan.
Baca Juga: Nico Paz, Bintang Baru Como 1907 di Serie A Italia 2024-2025
Namun, sistem perhitungan poin membuat mereka hanya menempati posisi keenam di klasemen akhir runner-up terbaik, sehingga harus mengubur impian mereka untuk berlaga di Piala Asia U-20 2025 yang akan digelar di China.
Di sisi lain, Soha juga memberikan perhatian khusus pada performa Timnas U-20 Indonesia yang agresif saat menahan imbang Yaman dalam laga terakhir di Grup F.
Media Vietnam tersebut menyebut Indonesia menerapkan tekanan tinggi sejak peluit pertama, namun Yaman mampu bertahan dengan baik.
Baca Juga: Travis Scott dan Jordan Brand Gandeng Shooter McGavin dan Chevy Chase untuk Video Medium Olive
"Tim tuan rumah, seperti biasa, memberikan tekanan agresif setelah peluit pembuka dibunyikan. Yaman U-20 juga menunjukkan kemampuannya dengan menerapkan pertahanan yang ketat," tulis Soha.
Gol pembuka akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama melalui Jens Raven, pemain naturalisasi Indonesia.
Namun, Yaman segera merespons dengan gol penyama kedudukan, dan babak pertama pun berakhir dengan skor 1-1.
Baca Juga: Mantan Pemain Serie A dengan Nomor Punggung Zola Meninggal Dunia di Hotel
Meskipun demikian, hasil imbang ini sudah cukup untuk memastikan langkah Indonesia ke putaran final sebagai juara grup.
Dalam laporannya, Soha juga mengapresiasi pencapaian Yaman yang berhasil melaju ke putaran final sebagai salah satu runner-up terbaik.
Dengan tujuh poin dan selisih gol +5, Yaman menduduki peringkat kedua Grup F dan memperoleh tiket ke Piala Asia U-20 2025 bersama Timnas U-20 Indonesia.
Baca Juga: Satu Dekade Pacaran, Gianluigi Buffon dan Ilaria D'Amico Akhirnya Menikah
Keberhasilan Indonesia ini semakin menegaskan kiprah positif tim muda Garuda Nusantara di kancah sepak bola Asia, dan diharapkan mereka dapat membawa performa apik tersebut hingga ke ajang Piala Asia U-20 tahun depan.***