sepak-bola

Berharap EPA Liga 1 Bisa Melahirkan Pemain Muda Profesioanal

Selasa, 1 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Persis Solo U20 juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U20 2023/2024. (IG @epaliga1)

Misal terdapat pemain yang kurang mendapatkan kesempatan bermain atau baru sembuh dari cedera.

Mereka bisa bermain dengan intensitas permainan yang lebih rendah terlebih dahulu di level bawahnya sebelum bermain di level dan intensitas yang lebih tinggi.

“Pemain Yoyo dan Joker ini fungsinya apa, yaitu untuk meningkatkan kualitas pemain itu sendiri. Mental dan pengalaman juga bisa improve."

Baca Juga: Begini Format Kompetisi EPA Liga 1 2024/2025 yang Diikuti 18 Klub Sepak Bola

"Kami berharap EPA Liga 1 bukan cuma supporting untuk Timnas saja tetapi juga supporting untuk klubnya itu sendiri."

"Jadi klub-klub liga Liga 1 khususnya harus sadar terhadap pembinaan usia muda,” tambahnya.

Kedepan Muhammad berharap bergulirnya EPA 1 Liga 2024 dapat berjalan sesuai harapan sehingga klub dan Timnas Indonesia bisa menuai hasilnya.

Baca Juga: Shin Tae-yong Minta PSSI Perbaiki Sistem Pembinaan Usia Dini untuk Masa Depan Timnas Indonesia

Seperti halnya Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan yang juga merupakan pemain jebolan EPA edisi sebelumnya.

“Untuk harapannya, semoga berjalan lancar. Semoga dari EPA ini bisa melahirkan pemain-pemain profesional dan bisa membela Timnas."

"Jadi ada hasilnya dari pembinaan lewat EPA itu sendiri,” ujar Muhammad.

Halaman:

Tags

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB