Meskipun Luperto terdorong oleh tubuh Gatti, wasit tetap menunjuk titik putih.
Baca Juga: Dewa United Rebut Tempat Ketiga IBL All Indonesian 2024 Tundukkan Prawira dengan Skor Tipis
Cagliari memprotes keputusan ini, namun wasit bergeming.
Dusan Vlahovic maju sebagai eksekutor dan sukses mengonversi penalti menjadi gol pada menit ke-21, membawa Juventus unggul 1-0.
Gol ini disambut dengan selebrasi Vlahovic yang mengangkat jersei rekan setimnya, Bremer, yang harus absen lama karena cedera ACL.
Baca Juga: Ronaldo Dituding Tak Hormati Rekan Setim di Juventus, Ini Alasannya
Sementara itu, Cagliari hampir menyamakan kedudukan melalui Roberto Piccoli, namun tembakannya masih meleset dari gawang Juventus yang dikawal Michele Di Gregorio.
Memasuki babak kedua, Cagliari meningkatkan intensitas permainan dan lebih berani menyerang.
Meskipun Juventus memiliki beberapa peluang untuk menggandakan keunggulan, termasuk dari Vlahovic dan Conceicao, kiper Scuffet tampil luar biasa dengan menggagalkan berbagai upaya gol dari tuan rumah.
Namun, di menit-menit krusial, Juventus mengalami malapetaka saat Douglas Luiz menjatuhkan Piccoli di dalam kotak penalti, memberikan peluang bagi Cagliari untuk menyamakan kedudukan.
Razvan Marin yang maju sebagai eksekutor sukses membobol gawang Di Gregorio, menghancurkan catatan clean sheet Juventus yang sudah bertahan selama lebih dari 600 menit.
Petaka bagi Juventus tidak berhenti di situ. Conceicao harus keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat dianggap diving.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah PON XXII KONI NTB Lakukan Audiensi dengan KONI Pusat Demi Hasil Terbaik
Bermain dengan sepuluh orang membuat Juventus kesulitan menambah gol, sementara Cagliari juga tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.