sepak-bola

Bahrain Didenda Ratusan Juta, Jangan Diulang Melawan Timnas Indonesia

Kamis, 10 Oktober 2024 | 09:14 WIB
Pertandingan Bahrain vs Jepang bulan lalu dinodai dengan laser suporter. (gdnonline)

 

Sportlinknews - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya mengetuk palu godam. Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) didenda total 10.000 Franc Swiss, atau sekitar Rp 182 juta.

Sanksi administrasi itu keluar atas dua pelanggaran selama pertandingan tim nasional senior putra melawan Jepang bulan lalu dalam kualifikasi Asia untuk Piala Dunia FIFA 2026.

Denda tersebut disebabkan oleh penggunaan laser berulang kali yang menargetkan pemain Jepang dan peluit selama pertandingan, kata BFA dalam sebuah pernyataan. Denda sebesar 5.000 Franc Swiss telah diberikan untuk setiap kasus.

Baca Juga: Pelatih Bahrain Perhitungkan Timnas Indonesia, Begini Komentar Dragan Talajic

BFA menambahkan bahwa meskipun mereka sangat menghargai peran besar yang dimainkan oleh para penggemar Bahrain dalam mendukung tim nasional, federasi tersebut menyerukan kepatuhan penuh terhadap instruksi yang diberikan oleh personel keamanan di tempat pertandingan.

Hal ini terjadi saat Bahrain bersiap menghadapi Indonesia di Stadion Nasional di Riffa, Kamis (10/10) malam ini dalam kualifikasi kontinental berikutnya untuk Piala Dunia FIFA.

Bahrain menerima sanksi yang diberikan FIFA atas ulah fans mereka. BFA pun menghimbau pada para penggemar untuk tak membawa laser dan pluit saat laga kontra Indonesia.

Baca Juga: Bahrain vs Indonesia: Eliano Bakal Pol-polan dalam Debut Bersama Skuad Garuda

"Di saat Asosiasi Sepakbola Bahrain mengapresiasi peran yang dimainkan fans Bahrain dalam mendukung tim nasional, kami juga menghimbau semua personel keamanan dan panitia stadion menyita laser dalam laga berikutnya: Demi menghindari sanksi finansial atau hukuman lain ke asosiasi," begitu pernyataan resmi BFA.

"Dukungan besar publik yang didapat tim dalam laga sebelumnya melawan Jepang menunjukkan kebanggaan dan kehormatan, serta mengindikasikan kelanjutan dukungan penonton yang banyak dalam laga berikutnya, pertama pada tanggal 10 Oktober ketika tim kami menjamu Indonesia," sambungnya.

Dalam pertandingan melawan Jepang, yang membuat Bahrain kalah 0-5, satu contoh menonjol di mana laser digunakan untuk mengalihkan perhatian pemain Jepang adalah ketika tim tamu mendapat hadiah tendangan penalti di babak pertama.

Baca Juga: Bahrain Vs Indonesia, Jangan Ada Teror Laser Donk

Ayase Ueda melangkah maju untuk mengambil tendangan, tetapi saat melakukannya, sebuah laser diarahkan ke wajahnya dari tribun untuk menjatuhkannya.

Ueda tetap tenang dan melepaskan tendangan kaki kanannya ke sudut kiri bawah gawang untuk mencetak gol pertama mereka malam itu.

Halaman:

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB