sepak-bola

Lamine Yamal Frustrasi Digantikan Hansi Flick, Begini Klarifikasi Pemain Muda Barcelona Itu

Kamis, 10 Oktober 2024 | 09:44 WIB
Lamine Yamal, tampak frustrasi saat klubnya menang telak 3-0 atas Deportivo Alaves pada hari Minggu (6/10). (barcauniversal)

Sportlinknews - Pemain muda Barcelona, ​​Lamine Yamal, tampak frustrasi saat klubnya menang telak 3-0 atas Deportivo Alaves pada hari Minggu (6/10). Raksasa Catalan itu kembali unggul tiga poin atas Real Madrid.

Ketiga gol kemenangan Barcelona diborong oleh Robert Lewandowski. Meski demikian, Lamine Yamal tampak kurang senang setelah digantikan sekitar satu jam oleh manajer Hansi Flick, dengan Ansu Fati masuk menggantikannya.

Pemain berusia 17 tahun itu, yang ditarik keluar lebih awal untuk pertandingan kedua berturut-turut, tidak menyembunyikan emosinya saat meninggalkan lapangan, yang memicu spekulasi bahwa ia tidak senang dengan keputusan itu.

Baca Juga: Bek Real Madrid Sebut Lamine Yamal Pemain Konyol

Kamera menangkap kemarahannya yang tampak, yang mengarah pada spekulasi tentang kemungkinan frustrasi dengan manajernya.

Namun, Lamine Yamal telah mengklarifikasi situasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa reaksinya tidak ada hubungannya dengan keputusan Flick untuk menggantinya, tetapi lebih berasal dari kekecewaannya terhadap penampilannya sendiri.

“Tidak, saya pikir lebih dari sekadar marah, itu karena saya tidak senang dengan permainan saya, saya menuntut banyak dari diri saya sendiri dan itulah garis yang harus saya ikuti untuk bermain 100 persen,” kata Lamine Yamal dilansir Mundo Deportivo.

Baca Juga: Bintang Napoli Ingin Dilatih Legenda Barcelona Xavi dan Fabregas

“Ia bertanya mengapa saya seperti itu, apakah karena pergantian pemain atau penampilan saya. Saya katakan kepadanya bahwa saya bisa membantu tim dan bahwa saya akan berada dalam kondisi 100% untuk pertandingan berikutnya."

"Ia sangat dekat dengan semua orang, baik mereka yang bermain lebih banyak atau lebih sedikit, termasuk pemain veteran, dan ia memberikan banyak kepercayaan diri, yang terlihat dalam tim.”

Sikap kritis Yamal terhadap dirinya sendiri menyoroti standar tinggi yang telah ia tetapkan untuk dirinya sendiri, bahkan di usia yang begitu muda.

Baca Juga: Simona Guatieri Beberkan Jebolan Barcelona Main Api dengan Wanda Nara

Banyak pemain berusia 17 tahun akan merasa puas dengan menit bermain reguler di tim utama, tetapi Yamal telah membuktikan dirinya sebagai pemain kunci bagi Barcelona dan Spanyol, yang menuntut lebih dari penampilannya sendiri.

Keinginannya untuk terus berkembang dan komitmennya untuk membantu tim mencerminkan kedewasaannya yang melampaui usianya, memastikan bahwa perkembangannya akan terus meningkat.

Halaman:

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB