SportlinkNews - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjadi salah satu pahlawan baru dalam skuad Garuda di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Penampilannya yang gemilang di bawah mistar gawang membawa Timnas Indonesia mencatat hasil positif, termasuk dalam laga melawan Bahrain yang berakhir imbang 2-2 pada Kamis (10/10/2024).
Namun, di balik prestasi ini, Paes memiliki kisah haru tentang perjalanan pribadinya untuk membela Timnas Indonesia, yang sangat terkait dengan neneknya.
Baca Juga: Refreshing di Sela-sela Latihan, Nathan Tjoe A On Jadi Fotografer Dadakan
Dalam wawancaranya dengan FIFA, Maarten Paes bercerita mengenai hubungan istimewanya dengan Indonesia yang berawal dari sang nenek.
Nenek Paes, seorang keturunan Belanda, lahir dan besar di Kediri, Jawa Timur, selama masa Perang Dunia II.
Budaya Indonesia telah menjadi bagian dari hidup Paes sejak kecil, berkat ajaran kakek dan neneknya.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs China: 13 Kali Bertemu China Menang Banyak
Mereka berdua selalu berusaha mengenalkan Paes pada budaya Indonesia, sesuatu yang kini ia rasakan sangat bermakna dalam hidupnya.
"Hubungan saya dengan Indonesia datang melalui nenek saya," ujar Paes dengan penuh haru.
"Dia adalah sosok yang sangat istimewa dalam hidup saya. Kakek dan nenek saya adalah orang tua baptis saya, dan mereka selalu mengajarkan saya tentang budaya Indonesia."
Baca Juga: Demi Kesehatan Mental, Atletico Madrid dan LaLiga Bekerja Sama Melawan Perundungan
Paes sudah mengetahui bahwa ia memiliki kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia beberapa tahun lalu.
Namun, baru pada akhir tahun lalu, PSSI mendekatinya untuk membahas kemungkinan dirinya bergabung dengan skuad Garuda.