Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar Hilgers melonjak dari 7 juta euro menjadi 10 juta euro atau sekitar Rp170 miliar.
Baca Juga: Timnas Indonesia Menarik Perhatian Dunia, Pertandingan Melawan China Tayang di 141 Negara
Kenaikan ini mencerminkan potensi besar yang dilihat klub-klub Eropa pada bek muda tersebut.
Sementara itu, Eliano Reijnders yang berposisi sebagai bek sayap, masuk pada babak kedua menggantikan Sandy Walsh di menit ke-46.
Meskipun tampil cukup baik dalam debutnya, Reijnders mengalami nasib berbeda dibandingkan Hilgers.
Baca Juga: Indonesia Diundang Mengikuti FIFAe World Cup 2024, Ini Syaratnya
Nilai pasarnya justru turun setelah debutnya bersama Timnas Indonesia.
Menurut Transfermarkt, harga pasaran Reijnders kini menjadi 550 ribu euro atau sekitar Rp9,4 miliar, turun dari nilai sebelumnya yang mencapai 650 ribu euro atau setara dengan Rp11 miliar.
Penurunan nilai pasar Reijnders ini tentu menjadi sorotan, terutama karena ekspektasi yang cukup tinggi terhadap performanya setelah bergabung dengan Tim Merah Putih.
Baca Juga: Athens Kallithea FC dan Kappa Hadirkan Desain Kaus Ketiga Monokrom 2024/25
Namun, perlu diingat bahwa perubahan nilai pasar pemain tidak hanya dipengaruhi oleh performa di lapangan, tetapi juga faktor lain seperti kondisi kontrak, usia, dan minat dari klub-klub besar.
Meskipun demikian, baik Hilgers maupun Reijnders diharapkan dapat terus berkontribusi positif bagi Timnas Indonesia dalam laga-laga mendatang.
Keduanya memiliki peran penting dalam perjalanan Tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026, terutama dalam menghadapi tantangan besar melawan China yang akan menjadi lawan berikutnya.
Baca Juga: Tim Bulutangkis Indonesia Juara Piala Suhandinata Disambut Meriah
Timnas Indonesia berharap dapat melanjutkan tren positif mereka dan meraih poin penuh dalam pertandingan ini.