Sportlinknews - Mattia Perin tidak dapat menyembunyikan kepahitannya setelah menerima penghargaan Pemain Terbaik Liga Champions saat kalah dari VfB Stuttgart.
"Bertahan di Juventus adalah kebalikan dari rasa nyaman," kata mattia Perin kepada Sky Sport Italia.
Penjaga gawang tersebut tampil heroik di Stadion Allianz Juventus, Rabu (23/10) dini hari WIB. Ia melakukan serangkaian penyelamatan, terutama saat menepis penalti Enzo Millot setelah Danilo dikeluarkan dari lapangan.
Baca Juga: Rating Pemain Juventus 0-1 Stuttgart: Perin Tampil Luar Biasa Dalam Penampilan Terburuk Musim Ini
Namun, Bianconeri tetap menyerah di menit-menit akhir melalui gol dari mantan penyerang Atalanta El Bilal Toure.
“Saya benar-benar kecewa, karena malam ini Stuttgart membuat masalah bagi kami,” kata Perin.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus, tetapi saya yakin bahwa kekalahan ini akan membantu kami untuk berkembang. Saya belum pernah melihat siapa pun menang tanpa mengalami beberapa kegagalan terlebih dahulu dan kami akan belajar dari pelajaran ini.”
Baca Juga: Aston Villa 2 Bologna 0: McGinn dan Jhon Duran Membawa Skuad Emery ke Puncak Klasemen Liga Champions
Itu baru penalti kedua yang berhasil ditepisnya saat berseragam Juventus setelah bermain imbang 1-1 di Serie A dengan Fiorentina pada September 2022.
Pelatih Thiago Motta mengatakan bahwa VfB Stuttgart lebih baik dari Juve sejak menit pertama, jadi apa yang terjadi?
“Kami sedikit di bawah standar, kami tidak memiliki energi yang kami butuhkan untuk keluar dari situasi tersebut dan menyelesaikan masalah tersebut,” kata Perin.
Baca Juga: Thiago Motta Memuji Kesabaran dan Ikatan Emosional Juventus
Kiper itu hanya bermain malam ini karena Michele Di Gregorio dikeluarkan saat melawan RB Leipzig dan karenanya diskors.
“Saya tahu banyak orang yang mengira saya memilih bertahan di Juve karena nyaman, tetapi yang terjadi justru sebaliknya.