Al Jarida secara khusus memuji performa Matthew Baker, yang dianggap sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.
Baca Juga: Cikal Bakal Lahirnya FC Barcelona Berawal dari Iklan Kecil di Sebuah Majalah
Sundulannya di menit kesembilan tidak hanya memberikan kemenangan bagi Timnas U-17 Indonesia, tetapi juga menunjukkan kualitas permainan Baker di lini pertahanan dan penyerangan.
"Pemain terbaik Indonesia, Matthew Baker, sukses mencetak gol pada menit kesembilan, namun Indonesia juga menyia-nyiakan beberapa peluang untuk menambah gol," tulis Al Jarida.
Meskipun Timnas U-17 Indonesia mengalami sedikit penurunan performa di babak kedua, mereka tetap mampu menekan pertahanan Kuwait dan menciptakan peluang berbahaya hingga akhir pertandingan.
Baca Juga: Gregoria Harus Menepi Setidaknya Satu Pekan
Dua peluang emas berhasil diciptakan Garuda Asia dalam 10 menit terakhir pertandingan, tetapi sayangnya tidak mampu menambah gol.
Al Jarida juga mencatat bahwa kiper Kuwait, Ahmed Al-Shawaf, tampil gemilang di babak kedua.
Ia berhasil melakukan dua penyelamatan penting di menit ke-86 dan 88, menggagalkan tembakan berbahaya dari luar kotak penalti dan menghadapi situasi satu lawan satu dengan pemain Indonesia.
Baca Juga: Barca Berinvestasi di Rimbarlat Demi Perawatan Cedera Otot yang Lebih Baik dan Efisien Bagi Atletnya
"Kiper Kuwait, Ahmed Al-Shawaf, bersinar pada menit-menit akhir pertandingan, menyelamatkan timnya dari dua peluang berbahaya yang bisa memperbesar keunggulan Indonesia," lanjut Al Jarida.
Secara keseluruhan, media Kuwait mengakui bahwa Timnas U-17 Indonesia bermain dengan sangat baik meski harus menghadapi tekanan di babak kedua.
Kemenangan ini merupakan awal yang positif bagi skuad Garuda Asia dalam upaya mereka lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025.
Dengan performa yang semakin solid, Timnas U-17 Indonesia diharapkan bisa mempertahankan tren positif di laga-laga berikutnya.***