SportlinkNews - Klub Liga 1 Madura United FC menjalani debutnya di AFC Challenge League 2024/2025. Pada debutnya ini Madura United menjalani babak penyisihan Grup E.
Pada laga perdana Grup E di MFF Football Centre Ulaanbaatar, Mongolia, (27/10), Madura United FC berhadapan dengan klub SP Falcons dari Mongolia.
Pada laga perdana itu tim Sape Kerrab berhasil menahan imbang SP Falcons. Selanjutnya tim akan menjalani laga terakhir babak penyisihan Grup E melawan klub kuat asal Kamboja, Svay Rieng FC, Sabtu (2/11).
Baca Juga: Kisah Fernando Martin, Pebasket Real Madrid yang Menggedor NBA 38 Tahun Silam
Selama menjalani laga di kancah internasional ini, tim Madura United mendapat banyak tantangan.
Tidak hanya menguji ketangguhan tim, tetapi juga adaptasi dengan berbagai kondisi baru.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pemain andalan Madura United, Pedro Monteiro mengatakan selama berada di Mongolia, timnya harus memahami kondisi cuaca dan lapangan.
Baca Juga: Kapten Zaccagni dan Rovella Absen untuk Lawatan Lazio ke Como
"Saya pikir beberapa hari terakhir ini, lebih baik bagi kami untuk memahami kondisi cuaca dan lapangan bagi beberapa pemain."
"Ini pertama kalinya mereka bermain di lapangan sintetis dan beradaptasi dengan cuaca yang dingin, berbeda dengan di Indonesia," ujarnya.
Kini selama masa persiapan, Madura United sudah mulai penyesuaian dan siap menghadapi laga selanjutnya.
Baca Juga: Pelatih Baru Madura United Bawa Kemenangan Pertama di Liga 1 Pekan Kesembilan
Tim tidak hanya fokus pada strategi, tetapi juga memprioritaskan pemulihan untuk memastikan kebugaran optimal.
“Kami sudah siap untuk pertandingan berikutnya. Sekarang, kami harus fokus pada pemulihan,” imbuhnya.