Ulsan Hyundai sukses mengalahkan pesaing kuat mereka, Gangwon FC, dengan skor 2-1 dan memastikan gelar kelima dalam sejarah klub.
Baca Juga: MotoGP Malaysia: Jorge Martin Kuasai Sprint Race, Bagnaia Terjatuh
Dengan poin akhir yang tak terkejar, Ulsan Hyundai berada di puncak klasemen K-League 1 dengan 68 poin, selisih 7 poin dari Gangwon.
Meskipun masih ada dua laga tersisa di fase penentuan juara, Ulsan sudah dipastikan menjadi juara.
Kim Pan-gon menyampaikan apresiasinya atas kesempatan untuk melatih tim yang luar biasa ini dan menyadari bahwa ekspektasi untuk membawa Ulsan meraih gelar juara menjadi dorongan kuat dalam kariernya.
Baca Juga: Hadapi PSIS Semarang di Liga 1 2024/2025 Persebaya Bakal Cadangkan Flavio Silva
Pan-gon sendiri pernah bermain sebagai sayap untuk Ulsan selama lima musim sebelum memulai karier kepelatihannya di Hong Kong pada tahun 2002.
Kini, ia kembali ke Ulsan untuk melanjutkan tradisi juara yang sebelumnya dicapai oleh pelatih Hong Myung-bo pada 2022 dan 2023.
Myung-bo sendiri kini telah beralih menjadi pelatih Timnas Korea Selatan menggantikan Juergen Klinsmann.
Baca Juga: Barca One, Serial Dokumenter Empat Bintang Barcelona yang Inspiratif
Di bawah kepemimpinan Pan-gon, Ulsan hanya mengalami satu kekalahan sejak ia mengambil alih, dengan delapan kemenangan dalam 11 pertandingan liga.
Meskipun sempat bimbang akan pilihannya meninggalkan Timnas Malaysia, Pan-gon kini merasa mantap dan puas dengan keputusannya.
Dia mengakui bahwa rasa percaya dari para pemainnya menjadi faktor utama kesuksesan Ulsan meraih gelar juara.
Baca Juga: Barcelona vs Espanyol, El Derbi de Barcelona yang Telah Dimainkan Sejak Tahun 1900
Selain K-League, Pan-gon juga berhasil membawa Ulsan melangkah ke final Piala FA Korea dan akan menghadapi Pohang Steelers pada 30 November 2024.