SportlinkNews - Tidak bisa dipungkiri penerapan sport science sangat dibutuhkan dalam mengantar atlet meraih prestasi terbaiknya.
Oleh karena itu, pihak akademisi khususnya di bidang keolahragaan memiliki peran strategis dalam merancang dan melaksanakan penerapan sport science kepada atlet.
Sebagai contoh konkret yaitu dukungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap keberhasilan Jawa Barat meraih Hattrick Juara Umum PON XIX/2016, XX/2021 dan XXI/2024.
Baca Juga: Vietnam Siap Hadapi Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, Kim Sang-sik Punya Strategi Khusus
Melihat fakta tersebut, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menggandeng Forum Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di Indonesia untuk tingkatkan olahraga prestasi di Indonesia.
“MoU ini menjadi hal yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi, karena Fakultas Ilmu Keolahragaan sudah tersebar di seluruh Indonesia," ujar Marciano, Jumat (1/11).
"Mereka memiliki ilmu untuk meningkatkan pembinaan olahraga prestasi yang nantinya dapat diimplementasikan oleh KONI Pusat."
Baca Juga: Hasil Liga 1: Barito Putera Gagal Hentikan Amuk Skuad Arema FC
Kemudian, tambah Marciano, KONI Pusat meneruskannya ke KONI Provinsi dan Kabupaten atau Kota serta pararel dengan federasi cabang olahraga dari pusat hingga kabupaten atau kota.
“Mengingat peningkatan kualitas tidak bisa hanya cabor saja tanpa mengikutsertakan akademisi di dalamnya,” ujarnya.
Dengan kerja sama beberapa fakultas tersebut, harapannya, penerapan Sport Science dapat lebih maksimal sehingga prestasi bisa lebih baik.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Semen Padang Tahan Imbang Persib Bandung
“Sinergitas ini tentu menjadi hal yang sangat positif mengingat penerapan sport science di Indonesia masih kurang maksimal."
"Oleh karenanya dengan kita menggandeng fakultas yang memiliki kepakaran dalam hal sport science, kita bisa saling mengisi dan mengoptimalkan peran masing-masing,” terang Marciano.
Artikel Terkait
Suporter Indonesia dan Korea Bersatu di SUGBK Melawan Jepang
Madura United FC Jalani Debut AFC Challenge League 2024/2025, Cuaca Dingin Jadi Tantangan
AS Monaco Kelewat Mahal, Mbappe Akhirnya Beli SM Caen
Mengulik Taktik Ruben Amorim di Manchester United, Begini Skema Formasi Tim