Dengan absennya Ferdiansyah, Kakang Rudianto, dan Robi Darwis, Persib hanya memiliki sedikit opsi pemain muda yang tersedia.
Baca Juga: Mario Balotelli Kembali ke Serie A, Luciano Spalletti Tidak Menutup Pintu Azzurri
Meskipun terdapat beberapa pemain lain di bawah usia 21 tahun, mayoritas dari mereka belum banyak memperoleh menit bermain sehingga kurang berpengalaman dalam laga penting.
Bojan Hodak pun berharap agar PT LIB dapat mempertimbangkan kembali peraturan ini mengingat kondisi tim yang kekurangan pemain muda saat ASEAN Cup berlangsung.
“Jika tiga pemain kami dipanggil, kami praktis tidak punya pemain U-22 yang siap untuk tampil. Kami harus memainkan mereka yang belum pernah tampil sebelumnya, dan ini situasi yang cukup unik,” tambah Hodak.
Baca Juga: Barcelona dan Nike Jalani Kemitraan untuk Pengembangan Rencana Khusus
Ia optimistis bahwa PT LIB akan memberikan solusi yang menguntungkan bagi klub yang terdampak, terutama terkait peraturan yang berlaku selama pemain-pemain ini bertugas untuk timnas.
Harapan ini disampaikan Hodak agar Persib dapat tetap tampil kompetitif meskipun dalam kondisi tim yang tidak lengkap.
Di sisi lain, panggilan tiga pemain Persib ini merupakan bagian dari persiapan Shin Tae-yong yang akan membawa skuad U-22 berlaga di ASEAN Cup 2024.
Baca Juga: Di Balik Kehidupan Mewah Neymar Bersama Model Wag, Jet Pribadi, dan Pesta Pantai
Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama tim-tim kuat seperti Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Dengan jadwal dan persaingan yang ketat, Shin Tae-yong tentu memerlukan pemain-pemain muda berbakat seperti Ferdiansyah, Kakang Rudianto, dan Robi Darwis untuk memperkuat lini timnas di ajang ini.
Kondisi ini juga memperlihatkan betapa pentingnya peran pemain muda dari klub-klub di Liga 1 untuk mendukung prestasi timnas Indonesia di kancah internasional.
Meski di satu sisi mengurangi kekuatan klub, kontribusi para pemain muda Persib dalam memperkuat timnas di ASEAN Cup 2024 diharapkan membawa kebanggaan tersendiri dan menambah pengalaman bertanding yang bermanfaat bagi mereka ke depan.
Dengan tantangan yang ada, Bojan Hodak berharap PT LIB dan klub-klub Liga 1 lainnya dapat bekerja sama dalam mengatur kebijakan yang tidak hanya mendukung kepentingan timnas, tetapi juga mempertahankan kompetisi domestik yang adil dan kompetitif.***