Sportlinknews - Gol pertama Sandro Tonali untuk Italia terbukti cukup untuk mengalahkan Belgia di Brussels, Jumat (15/11) dini hari dan menjamin tempat di perempat final Nations League.
Azzurri unggul dengan nyaman 2-0 saat kedua tim bertemu bulan lalu. Tapi, kartu merah Lorenzo Pellegrini mendorong mereka untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Pellegrini diskors, dengan Samuele Ricci dan Riccardo Calafiori cedera. Tapi Nicolo Rovella melakukan debutnya dengan Nicolo Barella kembali untuk pertama kalinya sejak EURO 2024 dalam peran baru yang lebih maju.
Baca Juga: Italia Menghormati Korban Heysel di Brussels
Setan Merah kehilangan Charles De Ketelaere, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Malick Fofana, dan Joaquin Seys. Tapi striker Napoli Lukaku kembali beraksi dan Belgia beralih ke formasi 3-5-2.
Italia mendominasi penguasaan bola sejak awal dan praktis membawa bola masuk ke gawang untuk gol pembuka.
Giovanni Di Lorenzo menyelesaikan umpan silang dari Barella, menarik bola dari sisi kanan untuk disambar Sandro Tonali dari jarak lima meter tanpa gangguan. Gol tersebut dibukukan pada menit 11.
Baca Juga: Hasil Lengkap UEFA Nations League: Belanda Samai Hasil Imbang Timnas Indonesia, Jerman Menang Tipis
Itu bukan hanya gol pertamanya untuk Italia di caps ke-20. Tapi ia juga belum mencetak gol sejak Agustus 2023 untuk Newcastle United.
Timothy Castagne mencegat umpan silang David Frattesi yang berbahaya untuk Federico Dimarco, sementara Tonali dikepung setelah pergerakan tim yang bagus di sisi kanan antara Frattesi dan Di Lorenzo.
Setelah babak kedua dimulai, Engels dan Leandro Trossard melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, sementara Gianluigi Donnarumma menepis tendangan jarak jauh Zeno Debast dari udara.
Baca Juga: Hajime Moriyasu Waspadai Tantangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Mateo Retegui berhasil melewati Frattesi lewat umpan terobosan, namun digagalkan oleh penyelamatan satu tangan Casteels yang putus asa di tiang dekat.
Pada tendangan sudut yang dihasilkan, Di Lorenzo, Retegui, dan Frattesi semuanya berupaya menepis bola dalam perebutan bola yang gila-gilaan di kotak penalti.