sepak-bola

Catatan Kualifikasi Piala Duni 2026: Indonesia vs Arab Saudi, Now or Never

Senin, 18 November 2024 | 08:05 WIB
Pelatih Shin Tae-yong tidak memiliki pemain bernaluri membunuh di mulut gawang. (pssi)

Dulu, ada 2 pelatih asing yang lumayan sukses di tanah air. Pertama, Tony Pogacnik, asal Yugoslavia yang menangani timnas kita 1954-1963.

Catatan paling idtimewa timnas kita mampu menahan Uni Soviet 0-0 di perdelapan finak Olimpiade Merlbourne, Australua 1956.

Kedua, Wiel Coerver, asal Belanda, 1975-76. Catatan, timnas kita nyaris ke Olimpiade Montreal, Kanada. Di laga pamungkas melawan Korut, kita kalah dalam adu penalti.

Baca Juga: STY Bukan Ujug-Ujug

Istimewanya, kedua pelatih mampu berbahasa Indonesia, khususnya Pogacnik. Baik pelatih asal Yugoslavia dan Belanda itu, dikenal memiliki jurus ampuh untuk mengangkat semangat pemain.

Menurut info dari para mantan pemain, kedua pelatih tak sungkan bertukar pikiran dalam dialog dari hati ke hati, tanpa pihak ketiga, penterjemah.

Nah, kelemahan paling fundamental yang dimiliki oleh STY, ya di situ. Sekali lagi, tidak bermaksud menggusur dan mempengaruhi PSSI sang pemilik kebijakan tunggal, sebaiknya STY dikembalikan pada kontrak awal yakni memegang Timnas U20.

Tahun 2019, saat PSSI masih dipimpin Iwan Bule dan Prof Zainudin Amali masih menjabat Menpora, STY diputuskan di Manila, saat SEA Games 2019. Kontraknya untuk timnas U20.

Baca Juga: Arab Saudi Hadapi Indonesia di Jakarta dengan Skuad Pincang, 2 Pemain Kunci Cedera

Namun di tengah perjalanan, STY diminta untuk menangani semua timnas. Tidak hanya itu, STY juga diizinkan untuk mengambil pemain diaspora.

Harus diakui, jejak STY sangat baik. Jika boleh menilai 1-10, bagi saya STY sudah mencapai angka 7,5, artinya hasilnya baik dan sudah lulus ujian.

Tetapi, untuk timnas senior, meski mayoritas pemain pilihannya, saya melihat kendala besar dalam komunikasi. Paling menonjol justru saat berlaga. STY tidak mudah memberi suntikan. Suka atau tidak, pasti ada perbedaan petunjuk langsung dari STY dan dari pihak ketiga.

Baca Juga: Jay Idzes: Timnas Indonesia Harus Bangkit Usai Kekalahan Telak dari Jepang

Ada baiknya, untuk tim senior, PSSI mulai mencari alternatif. Karena lebih dari 70 persen pemain diaspora asal Belanda, carilah pelatih asal negeri itu. Artinya, STY dinaikan menjadi direktur teknik atau apa pun namanya serta menangani timnas U20.

Sebagai bangsa yang memiliki adab baik, rasanya kita tidak boleh mencampakan STY begitu saja. Meski Korsel sendiri pernah memecat Jurgen Klinsmann pelatih asal Jerman, menyusul kegagalan negeri asal STY di Piala Asia 2023.

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB