Menurut Dito, pihaknya siap menindaklanjuti dokumen tersebut setelah PSSI menyerahkannya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Promosikan Lima Pemain Muda ke Timnas Senior untuk ASEAN Cup 2024
Saat ini, prosesnya masih di tangan federasi sepak bola nasional tersebut.
Meski begitu, Menpora optimistis bahwa naturalisasi Romeny memiliki waktu yang cukup panjang untuk diselesaikan sebelum pertandingan berikutnya.
Berbeda dengan proses naturalisasi pemain seperti Kevin Diks, Eliano Reijnders, dan Mees Hilgers, naturalisasi Ole Romeny memiliki waktu yang lebih leluasa.
Baca Juga: Ronaldo Kwateh dan Arkhan Kaka Jadi Sorotan Media Vietnam di ASEAN Cup 2024
Timnas Indonesia baru akan melanjutkan perjuangannya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025, dengan laga terdekat melawan Australia pada 20 Maret.
Sebagai perbandingan, proses naturalisasi Kevin Diks sebelumnya berjalan cepat.
Setelah pertemuannya dengan Erick Thohir pada 12 Oktober 2024, dokumen naturalisasi Diks diterima Kemenpora pada 17 Oktober.
Baca Juga: Carlo Ancelotti Andalkan Federico Valverde sebagai Bek Kanan untuk Hadapi Liverpool?
Selanjutnya, DPR RI memberikan persetujuan pada awal November, dan Diks resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 November 2024.
Ia bahkan langsung melakukan debut bersama Timnas Indonesia melawan Jepang pada 15 November 2024.
Proses yang lebih panjang untuk Romeny diharapkan dapat memberikan ruang bagi PSSI untuk menyelesaikan tahapan administrasi tanpa tekanan waktu.
Baca Juga: Persiapan Timnas Indonesia Menuju ASEAN Cup 2024, Shin Tae-yong Panggil 7 Langganan Tim Senior
Kehadiran Ole Romeny diharapkan mampu menambah kekuatan lini depan Timnas Indonesia, terutama saat menghadapi Australia dan Bahrain dalam laga berikutnya.