Tottenham justru mengembalikan keunggulan mereka saat Dejan Kulusevski bergerak di sisi kiri dan mengumpan bola kepada Johnson yang meluncur masuk dari jarak 12 kaki mendahului Angelino.
Skor menjadi 3-1 tak lama setelah itu, saat Kulusevski berhasil lolos dari Hummels dan melepaskan tendangan menyudut yang memantul dari tiang jauh, dengan sontekan Son yang luar biasa melambung di atas mistar gawang.
Svilar juga melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan terhadap Son dari jarak enam yard, tetapi Matias Soule masuk menggantikan Dybala di babak pertama.
Baca Juga: Ranieri Disambut Pendukung Roma, Pasukan Berkuda Sudah Ada
Hummels menebus kesalahan sebelumnya dengan tekel geser yang menentukan terhadap Kulusevski di area penalti.
Tapi Roma kurang beruntung karena tertinggal saat Artem Dovbyk mencetak dua gol yang dianulir offside dalam rentang beberapa menit, kemudian tendangan voli Angelino yang membentur umpan silang Celik membentur mistar gawang.
Tottenham juga sempat mengancam gawang dengan tendangan bebas Pedro Porro dan Leandro Paredes hampir saja menepis bola di garis gawang saat Dominic Solanke berhasil lepas dari Hummels dan melepaskan umpan silang yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mencetak gol.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Ungkap Pengalaman Mengejutkan dengan Suporter Timnas Indonesia
Bola benar-benar terbuka lebar, Manu Kone melepaskan tendangan melebar dari tepi area setelah bola diblok dengan buruk dan langsung mengarah kepadanya.
Solanke menyengat sarung tangan Svilar, lalu menyundul bola ke mistar gawang dari jarak dekat.
Roma terus menekan dan setelah penyelamatan gemilang Forster untuk menepis tendangan voli Gianluca Mancini yang melambung di atas mistar, di tendangan sudut yang dihasilkan Alexis Saelemaekers mengirim Angelino ke sisi kiri untuk melepaskan umpan silang ke depan gawang yang kemudian dimanfaatkan Hummels untuk mencetak gol dari jarak dekat.