Pelatih pengganti, Joao Pereira, sempat membawa tim menang besar 6-0 atas Amarante di babak keempat Piala Portugal pada 22 November 2024.
Baca Juga: Persija Memulai Kampanye Road to 100: Ciptakan Rumah Ideal Bagi Macan Kemayoran
Namun, Amarante adalah klub divisi tiga Liga Portugal, sehingga kemenangan tersebut tidak bisa dijadikan patokan.
Setelahnya, Sporting CP menelan kekalahan beruntun dalam dua pertandingan.
Pada 26 November 2024, mereka dibantai Arsenal 1-5 di kandang sendiri pada laga Liga Champions.
Baca Juga: Barcelona 1-2 Las Palmas: Tamparan Keras Pertama di Kandang Sendiri
Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi tim yang sebelumnya sangat menjanjikan.
Tidak hanya itu, pada pekan ke-12 Liga Portugal, Sporting CP kembali kalah 0-1 dari Santa Clara di Stadion Jose Alvalade.
Meskipun kekalahan tersebut belum menggeser posisi mereka di puncak klasemen Liga Portugal, dengan 33 poin dari 12 pertandingan, tren buruk ini mulai memicu kecemasan.
Baca Juga: Dampak Buruk Konten Ilegal Tayangan Sepak Bola Spanyol Bikin Rugi Hingga Rp11,7 Triliun
Kekalahan-kekalahan tersebut membuka peluang bagi rival-rival terdekat Sporting CP, seperti FC Porto dan Benfica, untuk mengejar posisi puncak.
Porto kini berada di peringkat kedua dengan 27 poin, sementara Benfica menempel ketat di posisi ketiga dengan 25 poin.
Jika performa buruk ini berlanjut, Sporting CP bisa semakin terancam kehilangan dominasi mereka di Liga Portugal.
Baca Juga: LALIGA+ Sajikan Konten Otomotif Kejuaraan Dunia Formula E Demi Memperluas Jangkauan Pelanggannya
Di sisi lain, Ruben Amorim di Manchester United menunjukkan performa yang lebih baik.