Sportlinknews - Megawati Hangestri mengemas 23 poin dengan tingkat keberhasilan 56,76% dalam pertandingan ke-30 melawan IBK Altos dengan kemenangan telak 3-0.
Red Sparks meraih kemenangan besar, menghentikan 7 kemenangan beruntun IBK Altos, Sabtu (30/11).
Redsparks, yang dipimpin oleh pelatih Ko Hee-jin, meraih kemenangan telak dengan skor set 3-0 (25-17, 25-13, 25-14) dalam pertandingan tandang melawan IBK Altos di babak ke-2 Divisi Wanita V-League Dodram 2024-2025 di Hwaseong Indoor Gymnasium.
Baca Juga: Megawati Cetak Poin Terbanyak, Red Sparks Hentikan 7 Kemenganan Beruntun IBK Altos
Red Sparks yang sempat terguncang 4 kali kalah beruntun sejak paruh akhir ronde 1 hingga awal ronde 2, berhasil memenangkan 2 dari 3 game terakhir, memperkecil selisih poin dengan peringkat 3 IBK Altos (21 poin) menjadi 6 poin (5 menang, 6 kalah).
Red Sparks mencetak 22 poin dengan persentase keberhasilan 51,35%, termasuk 1 sub-poin dan 2 blok, dan middle blocker Park Eun-jin juga turut menyumbang kemenangan gemilang Red Sparks dengan mencetak 6 poin dengan persentase keberhasilan serangan 80%.
Red Sparks yang masih menunjukkan pasang surut di setiap game, bertransformasi menjadi tim yang sama sekali berbeda tergantung pada kehadiran dan performa pemain ini.
Baca Juga: Red Sparks Dikejutkan Pepper Saving Bank, Megawati dkk Bikin 20 Kesalahan
Tokoh utamanya adalah 'Indonesian Express' Megawati yang mencetak 23 poin dengan persentase keberhasilan 56,76%.
Petualangan Red Sparks memilih penyerang Indonesia
Seiring diperkenalkannya kuota Asia oleh K-League pada tahun 2009 dan liga basket profesional putra KBL pada musim 2020-2021, mulai muncul wacana untuk memperkenalkan kuota Asia di V-League.
Awalnya, pengenalan kuota Asia diupayakan mulai musim 2021-2022, saat tim baru Pepper Savings Bank AI Peppers didirikan, tetapi ditunda karena beberapa tim enggan.
Baca Juga: Meski Absen, Megawati Hangestri Tetap Bertahan di Peringkat Ketiga Top Skor Liga Voli Korea
Namun, Federasi Bola Voli Korea mengumumkan melalui rapat dewan pada bulan Juli 2022 bahwa mereka akan memperkenalkan kuota Asia mulai musim 2023-2024.
Pada kuota Asia pertama tahun lalu, China yang terkuat di Asia, tidak dimasukkan dalam negara target, dan hanya tiga pemain dari Jepang, kekuatan bola voli lainnya, yang mendaftar (salah satunya adalah libero dengan tinggi 158 cm).
Artikel Terkait
Venezia Makin Terpuruk, Eusebio Di Francesco Berisiko di Ujung Tanduk
34 Menit Kebobolan 4 Gol Lawan Arsenal, Penggemar West Ham Tinggalkan Stadion
Atletico Pesta 5 Gol, Pelatih Paulo Pezzolano Dalam Tekanan
Liverpool vs Manchester City: Lima Aspek Utama yang Dapat Menentukan Pertandingan
Prediksi Man Utd vs Everton: Ujian Kandang Pertama Amorim