Sementara itu, di musim 2024-2025, ia sudah mengoleksi tujuh gol hanya dalam tujuh pertandingan.
Baca Juga: Indra Sjafri Lulus dari Program Bergengsi FIFA Technical Leadership Diploma
Statistik ini menunjukkan betapa berbahayanya pemain berusia 27 tahun tersebut bagi lini pertahanan lawan.
Xuan Son sendiri menunjukkan ambisi besar untuk tampil di ASEAN Cup 2024.
Dalam wawancaranya, ia mengungkapkan rasa cintanya terhadap Vietnam, negara yang kini ia anggap sebagai rumah kedua.
Baca Juga: Kalender MotoGP 2025, Grand Prix Thailand Jadi Balapan Pembuka Awal Musim
“Saya telah tinggal di Vietnam cukup lama dan negara ini memberikan segalanya bagi saya. Saya hanya berusaha memaksimalkan bakat saya untuk membantu tim meraih kemenangan,” kata Xuan Son.
Ia juga menegaskan tekadnya untuk mencetak gol dan membawa Vietnam menjadi juara di turnamen ini.
“Saya berada di sini untuk mencetak gol, membantu Vietnam bermain lebih baik, dan memenangkan trofi ASEAN Cup,” ujarnya dengan penuh semangat.
Baca Juga: Kejuaraan Terbuka Quang Ninh Vietnam: Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 8 Emas
Namun, dengan absennya Xuan Son, beban Vietnam di tiga laga awal akan bertambah berat, terutama ketika menghadapi timnas Indonesia.
Meski demikian, Indonesia tetap harus waspada terhadap kekuatan tim Vietnam secara keseluruhan, mengingat mereka dikenal sebagai salah satu tim kuat di Asia Tenggara.
Bagi timnas Indonesia, situasi ini menjadi momentum yang perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.
Dengan absennya salah satu pemain kunci Vietnam, peluang Indonesia untuk meraih hasil positif di fase grup ASEAN Cup 2024 semakin terbuka lebar.
Namun, persiapan yang matang tetap menjadi kunci utama untuk memastikan kemenangan melawan tim sekelas Vietnam.***