Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Maldini terkait keputusannya.
Baca Juga: Sukses di Jagat Esports Internasional, Indonesia Jadi Sorotan AFC
Meski demikian, banyak pihak berspekulasi bahwa hubungan buruknya dengan manajemen klub menjadi alasan utama di balik sikap tersebut.
AC Milan akan merayakan hari jadinya yang ke-125 dalam laga melawan Genoa di Stadion San Siro.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam waktu setempat, atau Senin (16/12/2024) pukul 02.45 WIB, akan menjadi bagian dari serangkaian acara spesial klub.
Baca Juga: Lautaro Martinez Mengemas 300 Kali Penampilan untuk Inter Milan
Sebagai bagian dari perayaan, AC Milan juga merilis jersei retro khusus yang akan dikenakan para pemain saat melawan Genoa.
Momen ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi klub yang saat ini masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Italia 2024-2025 dengan 22 poin dari 14 pertandingan.
Meski suasana perayaan dirancang semeriah mungkin, ketidakhadiran Paolo Maldini tentu meninggalkan kesan berbeda.
Baca Juga: Selebrasi HUT ke-125 AC Milan Digelar di San Siro Sebelum Laga Melawan Genoa
Banyak penggemar yang merasa bahwa absennya Maldini adalah bukti nyata dari retaknya hubungan antara dirinya dan klub yang telah menjadi bagian besar dari hidupnya.
Keputusan Paolo Maldini untuk tidak menghadiri perayaan ini menjadi sorotan tajam, terutama mengingat kontribusi besarnya bagi AC Milan.
Kendati acara tersebut dipenuhi oleh nama-nama besar lainnya, ketidakhadiran Maldini tetap menjadi pengingat bahwa luka yang disebabkan oleh pemecatannya belum sepenuhnya sembuh.
Perayaan ulang tahun ke-125 AC Milan yang seharusnya menjadi ajang reuni dan nostalgia, kini sedikit ternoda oleh ketegangan internal yang belum terselesaikan.
Bagi penggemar, absennya sang legenda tentu menambah rasa kehilangan di tengah selebrasi yang sejatinya ditujukan untuk menghormati sejarah besar klub.***