Ferry juga mengungkapkan optimismenya terhadap Liga Nusantara yang ia sebut memiliki daya tarik lebih besar dibandingkan Liga 2.
Baca Juga: Inter Miami Bidik Pablo Torre, Lionel Messi Jadi Kunci Negosiasi
"Liga Nusantara memiliki cakupan yang lebih luas, dari Sumatera hingga Papua."
"Harapan kami, musim depan jumlah peserta dapat meningkat menjadi 24 tim, dengan format home-and-away sejak awal kompetisi," kata Ferry.
Dalam kesempatan yang sama, Ferry menyampaikan apresiasinya kepada PT PNM, sponsor utama liga.
Baca Juga: Piala ASEAN 2024: Kalah dari Vietnam, Ini Posisi Indonesia di Klasemen Grup B
Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya kompetisi kasta ketiga mendapatkan dukungan sponsor besar yang berkomitmen untuk mendukung pengelolaan liga.
“PNM Liga Nusantara adalah liga pertama di kasta ketiga yang dikelola secara profesional oleh Liga Indonesia."
"Pengelolaan kami dilakukan secara penuh, termasuk sistem pertandingan, perangkat pertandingan, hingga personel yang terlibat,” ujar Ferry.
Baca Juga: Ranking FIFA Vietnam Terus Meroket, Timnas Indonesia Turun Lagi
Sementara itu, Direktur Bisnis PT PNM, Prasetya Sayekti, menjelaskan alasan perusahaan menjadi sponsor utama.
“Kami ingin menunjukkan komitmen membangun sepak bola Indonesia. Kehadiran kami melengkapi dukungan satu grup, di mana BRI mensponsori Liga 1 dan Pegadaian di Liga 2. Dengan ini, PNM hadir untuk Liga 3,” ungkap Prasetya.
PNM Liga Nusantara 2024-2025 menjadi tonggak baru dalam pengelolaan kompetisi kasta ketiga di Indonesia.
Baca Juga: Jawaban Menohok Pelatih Vietnam Soal Keluhan Shin Tae-yong Usai Skuad Garuda Muda Kalah
Dengan dukungan sponsor besar, sistem pengelolaan yang profesional, dan jangkauan yang luas, liga ini diharapkan dapat mencetak talenta-talenta baru yang siap bersaing di level lebih tinggi.