Sindiran ini merujuk pada keberhasilan Messi meraih gelar juara dunia bersama Argentina di Qatar, wilayah yang memiliki cuaca panas serupa dengan Arab Saudi.
Baca Juga: Kalahkan Cagliari, Simone Inzaghi Minta Lautaro untuk Tetap Tenang dan Terus Bermain
Saat itu, Messi masih bermain untuk Paris Saint-Germain di Liga Prancis.
Langkah Liga Prancis menggunakan prestasi Messi sebagai tanggapan mempertegas perbedaan di antara kedua pemain besar tersebut.
Messi, yang telah meraih trofi Piala Dunia, mencatatkan pencapaian yang belum pernah dicapai oleh Ronaldo sepanjang kariernya.
Baca Juga: Real Madrid Borong Penghargaan di Globe Soccer Awards 2024
Lebih jauh, sindiran ini juga menyentil Ronaldo yang hingga kini belum mampu membawa Al Nassr menjuarai kompetisi bergengsi di Liga Arab Saudi.
Setelah dua tahun bergabung, Ronaldo masih kesulitan memenuhi ekspektasi tinggi sebagai pemain penghasil trofi.
Sebaliknya, Messi telah menunjukkan konsistensi prestasi baik di level klub maupun internasional, termasuk saat bersama PSG di Liga Prancis.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Laga Liverpool vs West Ham United
Hal ini semakin memperkuat posisi Liga Prancis dalam perdebatan mengenai kualitas kompetisi dibandingkan Liga Arab Saudi.
Komentar Ronaldo yang dianggap meremehkan Liga Prancis justru berbalik menyerang dirinya.
Dengan Liga Prancis mengangkat prestasi Messi sebagai pembelaan, tekanan kini ada pada Ronaldo untuk kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pemain top dunia.
Baca Juga: Semifinal Piala AFF 2024: Vietnam Vs Singapura, Pelatih Kim Sang sik Siapkan Serangan Balik
Ronaldo diharapkan mampu membawa Al Nassr meraih trofi-trofi besar agar reputasinya tetap terjaga.