Namun, terdapat dua pemain yang dianggap "anak emas" oleh Amorim, yaitu Leny Yoro dan Amad Diallo.
Baca Juga: Persis Solo Bakal Diperkuat Bek Brasil di Putaran Kedua Liga 1 2024/2025
Keduanya disebut-sebut sebagai pemain yang tidak akan tersentuh oleh kebijakan ekstrem tersebut.
Amorim menganggap Yoro dan Diallo sebagai pemain muda yang memiliki potensi besar dan sesuai dengan skema permainan yang ia terapkan.
Selain itu, usia muda keduanya juga dianggap ideal untuk menjadi pilar proyek jangka panjang yang sedang dibangun Amorim di Old Trafford.
Baca Juga: Shin Tae-yong Dipecat, Begini Reaksi Liga Indonesia
Amad Diallo, yang sebelumnya sempat kesulitan mendapatkan menit bermain di bawah pelatih sebelumnya, kini menjadi pemain yang paling sering diandalkan oleh Amorim.
Sementara itu, Leny Yoro masih dalam tahap adaptasi setelah pulih dari cedera panjang.
Mantan bek Lille tersebut juga perlu meningkatkan kebugarannya agar bisa kembali masuk ke tim utama.
Baca Juga: Persib Bertekad Bertahan di Puncak Klasemen Hingga Akhir Musim
Di sisi lain, masa depan para pemain lain di Manchester United berada di ujung tanduk.
Ruben Amorim tidak segan untuk melepas siapa saja yang dianggap tidak sesuai dengan visinya.
Kebijakan ini menunjukkan tekad Amorim untuk membuat perubahan besar demi membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.
Meski langkah ini terbilang berani, hasilnya tentu akan sangat bergantung pada strategi perekrutan pemain baru serta kemampuan Amorim untuk memaksimalkan potensi yang ada di dalam tim.
Para penggemar Manchester United tentu berharap keputusan ini akan membawa perubahan positif bagi klub yang sudah lama tidak meraih gelar prestisius.***